Menu

Puluhan Lahan Padi Sawah di Karangwetan, Gedangrejo Terserang Blast, Petani Mulai Resah

04/02/2015 | Pertanian

Puluhan Lahan Padi Sawah di Karangwetan, Gedangrejo Terserang Blast, Petani Mulai Resah (2)Gedangsari.com – Puluhan Lahan Padi Sawah di Karangwetan, Gedangrejo Terserang Blast, Petani Mulai Resah. Pada musim tanam tahun ini banyak lahan persawahan di Dusun Karangwetan yang terserang Blast. Penyakit Blast ini disebabkan oleh meluasnya jamur Pyricularia oryzae (P.grisea).

Jamur ini menyerang tanaman padi pada masa vegetatif dan menimbulkan gejala blast daun dengan adanya bintik- bintik pada daun berwarna ungu kekuningan. Semakin lama bercak menjadi besar dan bagian tengahnya berupa titik berwarna putih atau kelabu dengan bagian tepi kecoklatan. Serangan pada fase generatif dapat menyebabkan pangkal malai membusuk. berwarna kehitaman dan mudah patah atau busuk leher.

Masyarakat di Dusun Karangwetan mulai melakukan pengobatan dengan menggunakan  fungisida kimia  seperti Inokulan/starter Trichoderma sp dan Gliocladium sp. Namun hal itu tidak daapat menanggulangi penyakit blast tersebut. Para petani di Karangwetan berharap pada pemerintah taupun dinas pertanian setempat untuk dapat memberikan solusi atas permasalahan penyebaran hama Blast tersebut.

Puluhan Lahan Padi Sawah di Karangwetan, Gedangrejo Terserang Blast, Petani Mulai ResahPara petani di Kaarangwetan juga mulai resah dengan hal ini dikarenakan dengan adanya serangan hama Blast ini ditakutkan akan mengalami gagal panen pada tanaman padi di lahan persawahan mereka. Penyakit blast merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya padi karena bila terserang jamur Pyricularia oryzae. Hal ini bila tidak diwaspadai sejak awal akan mengakibatkan penurunan produksi hingga 70 %.

Artikel terkait Puluhan Lahan Padi Sawah di Karangwetan, Gedangrejo Terserang Blast, Petani Mulai Resah

Archives