Menu

3 Wisata Alam Ekstrim Di Jogja Ini Wajib Anda Kunjungi

Wisata Alam Ekstrim Di Jogja – Obyek wisata yang ada di Jogja tak kalah menarik dengan yang ada di Bandung ataupun Pulau dewata Bali. Tempat wisata di Jogja yang biasa direkomendasikan orang-orang biasanya tak jauh-jauh dari Malioboro, Keraton, dan sekitarnya. Kemudian jika Anda ditanya seputar wisata yang terkenal di Yogyakarta maka jawabannya pasti Candi Borobudur dan Prambanan, Pantai Parangtritis, Malioboro, Keraton Yogyakarta dan yang populer lannya. Sebagai Kota Pariwisata, pesona keistimewaan Jogja memang berpusat di titk-titik yang selalu ramai pengunjung itu. Menjelajahi kekayaan alam yang ada di pinggiran Jogja akan membawamu ke berbagai atraksi wisata ekstrim menantang yang sayang untuk dilewatkan.

3-wisata-alam-ekstrim-di-jogja-ini-wajib-anda-kunjungi

Wisata di Yogyakarta sangatlah komplek, berbagai macam lokasi menawarkan beragam pesona dan keindahannya masing-masing. Beberapa lokasi wisata di Yogyakarta memberikan tantangan yang dapat memacu adrenalin Anda. Dengan resiko yang cukup tinggi beberapa wisata ini justru banyak diminati oleh wisatawan. Beberapa obyek wisata telah menyediakan tenaga atau pemandu agar keselamatan Anda tetap terjamin. Namun demikian kami sarankan untuk lokasi tertentu yang belum ada pemandunya para wisatawan dianjurkan untuk tidak mencoba-coba jika tidak mempunyai kemampuan yang cukup. Jogja selau menghadirkan warna yang bisa memfasilitisi keinginan siapapun. Bahkan bagi mereka yang ingin wisata ekstrem pun ada.

Wisata alam ekstrim di Jogja sangat digemari oleh wisatawan. Banyak sekali wisatawan luar negri atau dalam negri yang sering mengunjungi Wisata alam ekstrim di Jogja ini. Lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah dan mayoritas memang di alam bebas. Tidak salah jika Jogja itu bikin anda kangen. Setumpuk obyek wisata menarik penuh dengan atraksi keren tersaji di dalam wilayahnya yang membuat setiap traveler ketagihan untuk datang dan datang lagi. Selain menawarkan eksotisme pantai-pantainya, kota pelajar ini juga memiliki segudang pilihan wisata ekstrim yang patut untuk kamu cicipi. Butuh usaha ekstra dan tentunya kocek ekstra karena pengalaman tersebut tidak bisa di dapat semua orang.

Wisata Alam Ekstrim Lava Tour Merapi

Wisata alam ekstrim di Jogja yang pertama adalah kawasan Kaliurang di Sleman, Yogyakarta. Gunung Merapi merupakan salah satu gunung yang teraktif di Indonesia. Para peneliti geologi menggunakan obyek Merapi ini sebagai tempat penelitian karena menyimpan banyak cerita dan informasi. Mereka banyak mengajukan teori mengenai kehebatan gunung merapi. Salah satu peneliti seorang ahli ahli geologi dari Belanda yang bernama Reinot Willem membuat asumsi bahwa gunung Merapi pernah meletus hebat pada tahun 1006. Letusan hebat tersebut diperkirakan sebagai penyebab kemunduran kerajaan Mataram Kuna yang selanjutmya berpindah tempat dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.

Setelah erupsi Merapi pada tahun 2006 dan 2010 telah merubah wajah Kaliadem yang dulunya merupakan daerah yang perkemahan yang hijau dengan hamparan tanah yang sangat luas. Wilayah ini sekarang tertimbun bekas lahar Merapi yang digunakan untuk lava tour Merapi kaliadem. Para Wisatawan dapat melihat dari dekat material bekas letusan gunung Merapi dan dapat menyaksikan sebuah bunker tempat perlindungan yang merenggut nyawa dua relawan. Kegiatan lava tour merapi ini selai bisa menjadikan orang mengerti bagaimana dahsyatnya letusan Gunung Merapi. Dengan lava tour wisatawan dapat menyaksikan puncak gunung Merapi dengan jarak pandang sekitar 2 km. Gunung yang berketinggian 2.965 m dpl ini mengeluarkan asap sulfatara yang tak pernah henti mengepul dari kawahnya.

Kaliadem yang dulunya merupakan bumi perkemahan yang dilengkapi dengan fasilitas seperti basecamp pendakian, gardu pandang, warung-warung makan, toilet dan musholla sekarang ini bangunan-bangunan tersebut tertimbun dan hanya terlihat beberapa bagian dari atas bangunan yang pernah ada yang telah hancur. Keganasan Merapi lainnya dapat kita lihat sebuah bunker tempat persembunyian relawan pada wakti itu. Sebenarnya banker tersebut dibangun untuk perlindungan bila sewaktu-waktu Merapi menyemburkan awan panas. Akan tetapi letusan pada tahun 2006 tersebut selain menyemburkan awan panas juga memuntahkan material berupa pasir dan bebatuan panas yang mampu menumbangkan Geger Boyo ( bukit yang berada di bagian selatan Merapi, sehingga menimbun kawasan Kaliadem.

Kisah Bencana Merapi

Akibatnya material panas tersebut menimbun bunker setebal 3 m dengan panas sekitar 1000 ° C. Walaupun bunker tersebut dibuat dari beton setebal 25 cm dan pintu dari besi, akan tetapi panas yang diterima sangat besar sehingga bisa masuk kedalam yang mengakibatkan 2 relawan meninggal karena suhu panas. Seorang relawan ditemukan tewas berendam dalam bak mandi, sedangkan seorang lainnya tewas didepan pintu besi. Kini bunker tersebut sudah dibersihkan dan dicat putih, di depan pintu bunker terdapat prasasti mengisahkan riwayat bunker tersebut. Kunjungan pada malam hari di Kaliadem akan sangat menarik karena wisatawan akan dapat melihat lelehan lava pijar yang menuruni kubah lava. Hanya saja pemandangan ini dapat dilihat pada malam hari.

Di tempat ini, sudah ada mobil jeep yang menunggumu untuk ber-offroad ria menakhlukkan jalanan di lereng Merapi menuju desa-desa di dekat puncak yang luluh lantak akibat erupsi dahsyat tahun 2010 silam. Rute yang dilalui mobil jeep ini bukan rute biasa yang tidak akan membiarkanmu leha-leha begitu saja. Sungai, jalan penuh pasir vulkanik yang berdebu serta kerikil yang berserakan menjadi pemandangan jamak di sepanjang rute offroad. Tubuhmu akan berguncang-guncang di atas mobil jeep yang dikendarai kencang.

Selama tour wisatawan juga akan singgah di tempat tempat dengan view atau pemandangan yang indah dengan latar belakang gunung merapi, atau kota jogja dilokasi ini para wisatawan dapat mengabadikan gambar atau foto sebagai kenang kenangan. Lama Tour kurang lebih 2 samapai 2,5 jam. Harga paket lava tour merapi Rp. 300.000,-/jeep, satu Jeep maksimal untuk 4 orang.? Kami menyediakan total 75 jeep untuk keperluan? wisata petualangan lava tour merapi ini. Dengan di dukung oleh Pemandu yang profesional serta trampil, wisatawan akan dapat pengalaman yang berkesan dan tidak terlupakan.

Paket Lava Lava tour merapi yang disediakan rutenya start dan Finish di Obyek wisata kaliurang kelebihannya adalah selain dapat menikmati wisata petualangan lava tour dengan Jeep, wisatawan juga dapat menikmati kawasan wisata kaliurang seperti Museum gunung api, Gardu Pandang, Taman wisata kaliurang, gua Jepang, Museum Budaya Jawa Ulen sentalu. Selain itu wisatawan juga dapat menikmati kuliner khas wisata kaliurang yaitu sate kelinci, jadah tempe. Untuk Keamanan setiap Jeep dilengkapi dengan helm dan fasilitas P3K standart. Untuk penyedia jasa lava tour kaliurang kaliadem biasanya ditawarkan dalam satu paket wisata yang biasanya disediakan di sekitar wisata kaliurang. Dengan biaya atau harga paket wisata yang relatif murah maka anda sudah bisa terpuaskan dengan wisata lava tour merapi ini. Terdapat banyak juga penyedia jasa paket wisata lava tour merapi ini yang bisa anda pesan di Jogja.

3-wisata-alam-ekstrim-di-jogja-ini-wajib-anda-kunjungi

Wisata Eksrim Kalisuci Gunungkidul

Wisata alam ekstrim di Jogja yang selanjutnya adalah Kalisuci. Kabupaten Gunung Kidul  ternyata menyimpan beragam keindahan alam yang sangat memukau. Tak hanya deretan pantainya yang membentang dari barat hingga timur, Gunung Kidul juga memannjakan para traveler dengan wisata minat khusus seperti caving, dan tubing. Berwisata memang tidak selalu identik dengan suasana yang santai dan rileks. Saat ini justru wisata alterntif (minat khusus) yang menantang adrenalin serta jiwa peualang justru kian marak dan diminati.  Hal itulah yang coba diangkat oleh pengelola wisata ekstrim Kalisuci Jogja. Wisata aleternatif yang hampir mirip dengan yang ditawarkan oleh Goa Pindul . Wisata ekstrim kalisuci juga menawarkan paket jelajah wisata berupa caving (susur gua) dan tubing (susur sungai menggunakan pelampung dari ban).

Mengapa dinamakan wisata ekstrim ? sebab, ketika kita menjelajah di kalisuci kita akan serasa dihadapkan pada medan yang cukup ekstrim. Traveler ditantang untuk menakhlukkan arus air sungai yang cukup deras, dengan deretan tebing batu yang menghadang di tepinya. Wisata ini akan membawa traveler menyusuri arus sungai bawah tanah. Namun sebelum mencapai lokasi permulaan, kita akan dipaksa mendaki perbukitan terlebih dahulu. Setelah sampai di mulut goa, traveler akan diajak menuruni gua sedalam 30 meter. Setelah samapai di dasar gua, barulah petualangan sesungguhnya dimulai. Traveler akan diajak untuk berarung jeram menggunakan ban dalam. Di posisi ini traveler akan dibawa pada dua keadaan yang berbeda.

Suatu ketika adrenalin akan terpacu mengikuti derasnya arus bawah sungai, di sisi lain mata akan dimanjakan oleh keindahan tebing gua yang tersusun dari batu kapur. Di sini kita akan disajikan pemandangan yang sangat indah berupa batu batuan stalakmit dan stalaktit. Pada dinding gua juga terdapat batu batuan yang terkikis membentuk semacam green canyon sepanjang 700 meter. Meskipun arus sungai cukup deras, namun traveler akan tetap merasa aman karena dilengkapi dengan pelampung, pelindung kepala, lengan, serta lutut.  Wisata susur gua dan sungai ini akan memakan waktu sekitar 1,5 – 2 jam. Wisata ekstrim Kalisuci terletak di pedukuhan Jetis, Pasar Rejo, Semanu ,Gunung Kidul atau sekitar 6 km sebelah timur Kota Wonosari. Harga tiket paket wisata yang ditawarkan juga cukup murah sebanding dengan sensasi yang kita dapatkan.

Sejarah Nama Kalisuci

Di Kalisuci terdapat mata air yang terletak disebelah atas aliran sungai yang airnya sangat jernih dan tetap jernih meskipun air sungai keruh ketika musim hujan. Sumber mata air ini dulunya merupakan satu-satunya sumber kehidupan masyarakat sekitar untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari, baik untuk minum, mandi, cuci dan lain-lain. Tanpa dimasak, air dari sumber air Kalisuci bisa langsung di minum tanpa takut akan sakit, karena sumber air tersebut belum tercemar limbah apapun. Menurut cerita sesepuh dusun sumber mata air Kalisuci dipercaya bisa menyembuhkan penyakit walaupun belum pernah diuji kebenaran cerita tersebut.

Tidak hanya mata air yang ada di Kalisuci yang jadi misteri tapi pemandangan yang luar biasa indahnya juga bisa menghilangkan kepenatan setelah sepekan bergelut dengan rutinitas pekerjaan yang melelahkan. Kita bisa melihat tebing-tebing batu kapur yang begitu indah ditambah air yang jernih akan sangat menyegarkan. Keindahan stalagtit dan stalagmit serta cericit kelelawar yang bergelantungan di atas langit-langit goa akan menambah suasana semakin mencengangkan dan menakjubkan saat Anda berpertualang di Kalisuci ini. Kawasan Karst Kalisuci mempunyai 5 gua yang terhubung dan dapat ditelusuri dalan satu waktu, yaitu Gua Glatikan, Gua Suci, Gua Buri Omah, Gua Gelung dan Gua Brubug. Sungai bawah gua yang mengaliri dlam gua-gua tersebut mempunyai lebar bervariasi antyara 5 samapai 10 meter dengan air yang sangat jernih.

Panjat Tebing Pantai Siung

Awalnya Pantai Siung hanyalah pantai biasa yang jarang dikunjungi wisatawan. Saat itu beberapa komunitas pecinta alam mulai melirik tebing-tebing Siung dan mencoba menaklukkannya. Pantai ini dibuka sebagai areal pemanjatan secara resmi pada tahun 2000, ditandai dengan dibukanya jalur panjat “Welcome to Siung”. Setelah dibuka secara resmi, Siung pun perlahan mulai dikenal di kalangan pecinta alam. Popularitas Siung semakin meningkat bahkan dikenal di kalangan pemanjat internasional tatkala digunakan sebagai lokasi Asian Climbing Gathering. Lantas tiap akhir pekan Pantai Siung pun dipenuhi para pemanjat dari berbagai daerah yang ingin menjajal menaklukkan tebingnya. Hingga kini, Pantai Siung kerap digunakan sebagai tempat gathering para pemanjat dan lokasi kompetisi panjat tebing baik tingkat lokal hingga nasional.

Salah satu alasan yang membuat Pantai Siung menjadi surga bagi para pemanjat adalah banyaknya jalur panjat yang tersedia di tempat ini. Jalur tersebut terbagi dalam berbagai tingkatan, mulai jalur untuk pemula hingga advance. Salah satu jalur favorit pemanjat adalah jalur Kuda Laut yang berhadapan langsung dengan laut lepas. Memanjat tebing-tebing karang ditemani debur ombak akan menjadi pengalaman tak terlupa. Bagi wisatawan biasa yang tidak menggemari olahraga panjat tebing, Pantai Siung tetap menarik untuk didatangi. Wisatawan bisa bermain di areal pantai yang cukup luas sambil menyaksikan ombak yang menghantam batu-batu karang raksasa. Jika bosan, wisatawan bisa naik ke bukit di sebelah timur yang dipenuhi tanaman pandan laut. Siapa tau Anda beruntung bisa menyaksikan segerombolan kera ekor panjang yang menjadi hewan endemik tempat ini.

Tebing siung seakan tak kan pernah habis untuk diceritakan, dibahas dan dikenang berulang – ulang, Tebing Siung selalu menyimpan sejuta kenangan, walaupun sudah berkali – kali ke tebing siung, namun kita akan selalu mempunyai jalur baru untuk dicoba dan dipanjat. Pemanjat jalur di tebing siung tidak mengenal jenis kelamin, wanita boleh, laki-laki juga oke. Semua bisa mencoba jalur panjat yang disukai dan dipilih sesuai selera. Mulai jalur untuk orang awam, pemula, atlet sampai petualang ekstrem climbing tersedia di tebing siung pantai siung. Tebing Siung juga aman untuk pemula. Karena ada pemandu yang akan mendampingi dan memilihkan jalur yang tentu berbeda dengan jalur yang dipanjat oleh atlet panjat tebing yang sudah terbiasa dengan jalur panjat dan ketinggian.

Aktivitas Di Pantai Siung

Panjat tebing di Pantai Siung merupakan aktivitas yang menantang. Deburan ombak yang pecah akibat membentur karang merupakan pemandangan yang akan menemanimu tatkala menarikan jemari di dinding tebing. Angin laut yang keras pun akan menampar-nampar pipimu dan memaksa tanganmu mencengkeram point pemanjatan dengan erat. Inilah salah satu keseruan rock climbing di Siung. Di tempat ini juga terdapat banyak jalur pemanjatan yang terbagi menjadi beberapa blok, mulai blok A hingga blok K.

Tingkat kesulitannya pun bervariasi, mulai dari jalur yang mudah untuk pemula hingga jalur yang dikhususkan bagi pemanjat terlatih. Dengan ketinggian 5 – 10 meter, tebing Siung merupakan medannya sport climbing dan artificial climbing. Beberapa jalur favorit dengan kesulitan yang cukup tinggi adalah jalur Kuda Laut dan jalur Pancaran Siung.  Para pemanjat yang hendak melakukan rock climbing biasanya memilih untuk menginap di Pantai Siung. Hal ini bertujuan supaya mereka bisa melakukan aktivitas pemanjatan sejak pagi-pagi benar atau di sore hari menuju senja.

 

 

Artikel terkait 3 Wisata Alam Ekstrim Di Jogja Ini Wajib Anda Kunjungi

Archives