lklan-728x90
Menu

Wedus Prucul Dolanan Tradisional Anak Gunungkidul Jaman Dulu

01/08/2015 | Seni Budaya

Wedus Prucul Dolanan Tradisional Anak

Wedus Prucul Dolanan Tradisional Anak Gunungkidul Jaman Dulu – Dolanan wedhus prucul adalah salah satu bentuk permainan anak tradisional masyarakat Jawa yang agak berbeda dengan permainan lainnya. Permainan ini, biasanya membutuhkan anak yang dadi untuk bisa mencapai in trans atau kerasukan. Maka dolanan ini lebih sering dimainkan oleh anak laki-laki daripada anak perempuan. Usia anak yang bermain pun juga sudah harus tanggung, sekitar 10—14 tahun.

Memang tidak semua daerah mengenal permainan wedus prucul ini, namun setidaknya dikenal oleh anak-anak dari sebagian daerah di Gunung Kidul dan Dlingo, Bantul. Permainan ini dikenal oleh anak-anak dari kedua daerah yang masuk daerah pegunungan sekitar tahun 1980-an atau sebelumnya. Mungkin anak-anak sekarang sudah jarang mengenalnya karena sudah terpengaruh tontonan televisi. Namun tentu orang tua mereka masih mengenalnya.

Sejarah dan Cara Bermain Wedus Prucul

Dilihat dari nama dolanannya, wedhus berarti kambing dan prucul berati tanpa tanduk. Memang permainan ini seolah-olah menggambarkan seekor anak kambing (Jawa: cempe) yang berkeliaran ke sana-kemari dengan bebasnya. Jadi, anak yang dadi dalam dolanan ini digambarkan seperti wedhus prucul yang bebas berlari ke sana kemari. Itulah sebabnya, dolanan ini disebut wedhus prucul.

Dolanan ini biasa dilakukan pada waktu pagi atau siang hari di waktu-waktu senggang. Biasanya tempat bermain di lapangan atau di halaman kebun yang cukup luas. Dolanan ini membutuhkan 4 pemain, sementara anak-anak lainnya bisa menjadi penonton. Empat anak yang bermain wedhus prucul, salah satunya bertugas menjadi pemain dadi. Yang menjadi pemain dadi, biasanya dengan cara kesadaran atas kemauan sendiri. Sementara tiga pemain lainnya bertugas memegang kepala, dan kedua tangan pemain dadi. Dolanan ini tidak membutuhkan alat permainan kecuali sebuah lagu dengan syair sederhana, seperti berikut: //Dhus, wedhus prucul/ ja dadi dadi Paino (nama anak yang jadi)/ dadia wedhus prucul//.

Artikel terkait Wedus Prucul Dolanan Tradisional Anak Gunungkidul Jaman Dulu