lklan-728x90
Menu

Watu Giring Semanu Daya Tarik Wisata Bekas Tambang Di Gunungkidul

Ternyata Gunungkidul memang memiliki pesona yang tiada habisnya. Tak hanya Kecamatan Semin Gunungkidul ternyata yang memiliki wisata baru dari bekas galian tambang. Setelah sempat hits dengan wisata telaga biru di Semin Gunungkidul yang merupakan bekas galian tambang batu, kini di Semanu, Gunungkidul ada sebuah wisata baru di Gunungkidul lainnya yang juga merupakan bekas galian tambang batu kapur. Adalah Watu Giring yang terletak di daerah Kecamatan Semanu Gunungkidul.

Batu Giring atau masyarakat sekitar menyebutnya dengan “Nggiringan” terletak di Padukuhan Jelok, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu ,Kabupaten Gunungkidul ,atau sebelah timur kota Wonosari. Dari Alun-alun kota Wonosari ketimur 3km kemudian ada Gardu listrik Mijahan ketimur 200m selanjutnya ada pertigaan arah Kali Suci kemudian lewat bekas tobong gamping kiri jalan lalu ada balai padukuhan kanan jalan dan masuk cor blok 10 meter.

Watu Giring Semanu Daya Tarik Wisata Bekas Tambang Di Gunungkidul

Lokasi dan Rute Watu Giring ini terletak di daerah Kecamatan Semanu atau tepatnya Dusun Pacarejo Desa Jelok Kecamatan Semanu Kabupaten Gunung Kidul. Akses jalan menuju ke lokasi dan rute Watu Giring Smanu ini juga mudah di jangkau dan dilalui. Jika kamu pernah berlibur ke Cave Tubing Kali Suci, objek wisata Watu Giring ini terletak tak jauh dari situ karena masih satu desa dengan Kali Suci. Lokasi dan rute Watu Giring dari Jogja juga sama seperti menuju Kali Suci dari Jogja lewat jalan Wonosari lalu ke arah Semanu dan sebelum rumah sakit Pelita Husada belok kanan, dari situ sudah ada plang penunjuk jalan menuju lokasi dan rute Watu Giring.

Sejarah Watu Giring Semanu Gunungkidul

Batu Giring ini, dahulunya tempat penambangan Batu kapur, yang biasanya dahulu  digunakan untuk alas tiang penyangga rumah atau disebut dengan giring dan juga tempat penambangan batu untuk tembok rumah seperti batu bata yang berbentuk kotak kotak . Entah sengaja atau tidak Bekas tambang batu ini menyerupai bangunan seperti candi kuno, karena stuktur batu bekas gergaji menjadi berundak dan bertingkat serta memiliki ketinggian yang berbeda.

Secara tak sengaja, waraga Pacarejo, Semanu mengembangkan kawasan wisata yang berasal dari bekas penambangan batu kapur. Bentuk batu yang unik mirip candi itu kini menjadi primadona baru bagi para wisatawan lokal dan bahkan mancanegara. Banyak pengunjung yang menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat untuk berfoto-foto ria.

Pesona Watu Giring Yang Menawan

Meskipun Watu Giring ini hanya menyajikan pemandangan berupa jurang bekas galian, tapi jangan salah, meskipun hanya tebing berjurang, namun ketika melihatnya anda pasti terperangah. Pasalnya bekas pengambilan tambang ini menyerupai peninggalan sejarah masa Megalitikum dengan potongan bebatuan berupa anak tangga.

Objek wisata Watu giring ini sebenarnya hampir mirip dengan objek wisata Bukit Breksi di Kalasan, hanya saja jauh lebih artistik karena potongan potongan batu di bukitnya lebih kecil dan membenttuk ornamen anak tangga. Bahkan jika dilihat lihat Watu Giring ini seperti komplek dengan deretan candi. Tempat ini sangat cocok untuk foto foto karena dackground yang begitu indah seperti punden bertingkat ala Pyramida Suku Maya.

Banyak dari pengunjung yang menyangka bahwa bekas penambangan batu tersebut merupakan candi. Akan tetapi berkali-kali pula pengelola menjelaskan bahwa tempat itu hanyalah bekas penambangan biasa.

Batu Giring juga menyuguhkan pemandangan alam yang sangat luar biasa , di sore hari kita bisa menikmati indahnya sunset berpadu dengan hijaunya sawah dan perbukitan alam sekitar. Jika kita beruntung, kita bisa melihat Gunung Merapi dari kejauhan pada saat cuaca sedang cerah.

 

 

 

 

Artikel terkait Watu Giring Semanu Daya Tarik Wisata Bekas Tambang Di Gunungkidul