lklan-728x90
Menu

Taman Kuliner Wonosari Sudah Jadi, Tahun Depan Baru Relokasi

Taman Kuliner Wonosari dirancang sebagai pusat kuliner Pedagang Kaki Lima (PKL). Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana membuat Tim Khusus untuk mendukung kelancaran relokasi pedagang kaki lima di seputaran Alun-alun Wonosari menuju ke Taman Kuliner. Salah satu tugas dari tim ini adalah untuk menyusun draf Peraturan Bupati sebagai payung hukum relokasi.

Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Gunungkidul Bambang Dwi Sutiyana menerangkan untuk PKL yang berada di seputar Alun-alun Wonosari dan Taman Kota memang akan diberikan tempat baru.

Taman Kuliner Wonosari Sudah Jadi, Tahun Depan Baru Relokasi

Pejabat Sekretaris Daerah Gunungkidul Supartono mengatakan, proses pembangunan taman kuliner memasuki tahap akhir. Hampir 99% bangunan sudah selesai dikerjakan, dan pembangunannya tinggal menyelesaikan bagian halaman depan saja.

Proses pembangunan sudah bisa dikatakan selesai. Untuk saat ini difokuskan untuk melakukan pemindahan pedagang dari alun-alaun menju taman kuliner.

Meski lokasi Taman Kuliner sudah jadi, upaya relokasi belum bisa dilakukan sekarang. Rencananya upaya ini baru dilakukan di awal tahun depan. Namun sebelum wacana itu dilakukan, dibuat terlebih dahulu tim relokasi. Salah satu tugas dari tim ini untuk menyusun draf perbup sebagai payung hukum dalam upaya pemindahan.

Relokasi PKL Ke Taman Kuliner Wonosari Baru Wacana

Meski secara regulasi sudah memiliki Peraturan Daerah tentang PKL, namun aturan ini masih membutuhkan aturan turunan yang dituangkan dalam perbup. Penyusunan regulasi ini diharapkan tidak menimbulkan permasalahan saat relokasi dilakukan.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Gunungkidul, Bambang Dwi Sutiyana mengatakan, baru sebatas mendengar isu mengenai wacana relokasi pedagang di alun-alun. Pasalnya sampai sekarang, ia mengaku belum pernah diajak bicara mengenai masalah ini.

Dia mengakui tidak memermasalahkan adanya wacana relokasi. Namun ia berharap ada solusi terkait dengan pedagang yang tidak bisa masuk ke pusat taman  kuliner, karena keterbatasan kios dan los yang dimiliki.

“Saya berharap pemindahan ini tidak menimbulkan masalah. Sedangkan untuk pedagang yang tak tertampun juga harus diperhatikan, jangan sampai kebijakan itu malah membuat usaha warga jadi mati,” tuturnya.

Artikel terkait Taman Kuliner Wonosari Sudah Jadi, Tahun Depan Baru Relokasi