lklan-728x90
Menu

Sertifikasi Prona Dari Badan Pertanahan Nasional Gunungkidul Di Hargomulyo

25/02/2016 | Pemerintahan

Nama kegiatan legalisasi aset yang umum dikenal dengan PRONA, adalah singkatan dari Proyek Operasi Nasional Agraria. PRONA adalah salah satu bentuk kegiatan legalisasi aset dan pada hakekatnya merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi; adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertifikat/tanda bukti hak atas tanah dan diselenggarakan secara massal. PRONA dimulai sejak tahun 1981 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 189 Tahun 1981 tentang Proyek Operasi Nasional Agraria. Berdasarkan keputusan tersebut, Penyelenggara PRONA bertugas memproses pensertifikatan tanah secara massal sebagai perwujudan daripada program Catur Tertib di Bidang Pertanahan.

SPPT

Untuk kegiatan PRONA kebetulan menyasar di Desa Hargomulyo Kecamatan Gedangsari dengan target 100 sertifikat bahkan lebih. Dalam program sertifikasi PRONA ini hanya khusus di peruntukkan tanah yang berjenis warisan tidak bisa mengajukan permohonan sertifikat selain warisan seperti tanah jual beli atau hibah.

Syarat Dan Ketentuan Mengikuti PRONA

Adapun jika ingin mengikuti sertifikasi PRONA maka sarat yang harus di penuhi adalah SPPT terakhir, foto copy kartu keluarga dan kartu tanda penduduk. Dengan syarat-syarat di atas maka akan bisa di proses melalui perangkat desa terkait. Dalam Proyek PRONA di Hargomulyo dikenakan biaya Patok Dan Ukur Sebanyak Rp.120.000.

Namun dalam hal sertifikasi tanah yang berjenis warisan ini harus di atasnamakan anak kandung dari pemilik tanah. Sebagian masyarakat mengajukan sertifikat atas nama cucu pemilik tanah namun hal ini tidak bisa di proses karena peraturan yang ada.

Kegiatan PRONA pada prinsipnya merupakan kegiatan pendaftaran tanah pertama kali. PRONA dilaksanakan secara terpadu dan ditujukan bagi segenap lapisan masyarakat terutama bagi golongan ekonomi lemah dan menyelesaikan secara tuntas terhadap sengketa-sengketa tanah yang bersifat strategis. Tujuan PRONA adalah memberikan pelayanan pendaftaran pertama kali dengan proses yang sederhana, mudah, cepat dan murah dalam rangka percepatan pendaftaran tanah di seluruh indonesia dengan mengutamakan desa miskin/tertinggal, daerah pertanian subur atau berkembang, daerah penyangga kota, pinggiran kota atau daerah miskin kota, daerah pengembangan ekonomi rakyat.

 

Artikel terkait Sertifikasi Prona Dari Badan Pertanahan Nasional Gunungkidul Di Hargomulyo