lklan-728x90
Menu

Seniman Campursari Gunungkidul Dhimas Tedjo Sukses Main Film “Surga Menanti”

Gunungkidul menorehkan prestasi gemilang di dunia entertainment dan dunia perfilman Indonesia. Prestasi tersebut kini ditorehkan oleh artis Campursari Gunungkidul, Dhimas Tedjo yang menjadi bintang film layar lebar berjudul Surga Menanti yang tayang pada awal bulan Juni ini.

Bermain dalam sebuah film layar lebar menjadi suatu kebanggaan buat Dimas Tejo. Pria yang aslinya berprofesi sebagai pelawak dan penyanyi campur sari ini, ikut bermain dalam film drama religi berjudul Surga Menanti bersama Agus Kuncoro dan Umi Pipik.

Seniman Campursari Gunungkidul Dhimas Tedjo Sukses Main Film Surga Menanti

Tedjo Beradu Akting Dengan Umi Pipik Dan Agus Kuncoro

Pria asal Yogyakarta yang dijuluki Soimah pria itu, berperan sebagai penjaga mushola alias marbot dalam film tersebut. Meski begitu, ia mengaku bangga bisa beradu akting dengan Agus Kuncoro dan Umi Pipik sebagai aktor utama dalam film Surga Menanti.

Film yang dibintangi Dhimas Tedjo dengan syuting di tanah Handayani itu sedang heboh menjadi perbincangan di kalangan pecinta film Indonesia. Perihal ini pun langsung diungkapkan, Tedjo bahwa Dia mengaku jika perannya di Film Surga Menanti sangat pas dengan kepribadiannya. Berperan sebagai marbot masjid yang memiliki nilai sosial tinggi membuat Tedjo selalu bermain dengan pemeran utama.

Di tengah kabar pernikahan siri Pipik Dian Irawati alias Umi Pipik dengan mantan vokalis Matta Band, Sunu, ternyata muncul nama seorang pria yang mengaku dekat dan kerap memberikan bantuan kepada Umi Pipik. Dhimas Tejo adalah nama pria muda tersebut.

Kedekatan dan bantuan yang diberikan Dhimas Tejo kepada janda mendiang Ustadz Jeffry Al Bukhori itu memang sebatas di dalam film saja. Ia pun melihat Umi Pipik sebagai pribadi yang baik, baik sebagai ustadzah, ibu, dan teman perkenalan.

“Ini film pertama saya dan membuat saya banyak belajar soal dunia film,” ujar Dimas Tedjo di acara press screening film Surga Menanti di Epicentrum, Kuningan Jakarta Selatan, belum lama ini.

Bukan perkara mudah untuk Dimas Tedjo bisa memerankan seorang marbot. Sebab ia harus bisa merubah karakternya 180 derajat dari kehidupan aslinya. Tantangan lainnya, Dimas Tedjo juga harus berlatih mengendarai sepeda ontel.

“Saya dituntut alim, dan suka membantu. Saya juga harus bisa naik sepeda ontel, padahal saya enggak bisa. Selama beminggu-minggu latihan sampai kakinya lecet dan melepuh naik sepeda ontel. Tapi alhamdulilah bisa,” Dimas Tedjo menambahkan.

Dalam film tersebut, juga dibintangi oleh Umi Pipik Irawati, Agus Kuncoro dan Sakir Daulay yang merupakan artis top dari Jakarta. Tedjo menambahkan, untuk seminggu ini saja penonton Surga Menanti sudah mencapai 15.000 ribu penonton.

“Luar biasa naik 10 hari di bioskop box office sudah mencapai 15.000 penonton,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengakui, untuk bisa mencapai seperti ini, Tedjo membutuhkan bertahun-tahun eksis di dunia eintertainment. Bermula sebagai aktor sampingan hingga bisa berakting sebagai pemeran utama di dunia film.

“Mulai main film tahun 2001, dengan judul memburu Pusaka Semono, dan mulai tahun 2015 baru bisa main peran yang lumayan, di sinetron dan film,” ucapnya senang.

Ini kebanggaan tersendiri untuknya, bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Gunungkidul. Dia berharap, akan ada Dimas Tedjo lainnya yang bisa memperkenalkan putra Gunungkidul di dunia entertainment.

“Salam  putra Gunungkidul, semoga ini bisa mengangkat dunia film dan musik di Gunungkidul,” harapnya.

Dimas Tedjo berharap film yang ia perankan bisa diterima oleh pencinta film Tanah Air. Tak hanya itu, dengan merambah dunia seni peran, kelak ia bisa memajukan musik tradisionanl khususnya di daerah Yogyakarta.

“Semoga filmnya banyak yang nonton. Saya juga ingin bisa berkarya baik seni peran dan musik. Terutama ingin memajukan musik tradisional di Jawa Tengah,” Dimas Tedjo mengakhiri.

Artikel terkait Seniman Campursari Gunungkidul Dhimas Tedjo Sukses Main Film “Surga Menanti”