lklan-728x90
Menu

Satu Lagi, Tempe Khas Gunungkidul “Tempe Manding”

18/02/2015 | Kuliner, Produk Unggulan

Satu Lagi, Tempe Khas Gunungkidul Tempe Manding

Gedangsari.com – Coba siapa yang tidak tahu tentang makanan yang satu ini??  Tempe, pastinya semua orang tahu karena mulai dari anak kecil sampai orang dewasa pasti tahu dan pernah merasakan makanan yang kaya protein ini yakni tempe. Tempe adalah saalah satu lauk-pauk yang sarat dengan kandungan gizi dan terbuat dari kacang kedelai yang di fermentasikan.  Meskipun harganya murah, namun kandungan gizinya tak kalah dengan penghasil protein lain. Sehingga makanan ini mampu menjadi primadona lauk-pauk bagi kalangan menengah ke bawah.

Banyak orang mengetahui bahwa tempe terbuat dari kacang kedelai. Tetapi di daerah Gunungkidul ada beberapa varian tempe yang terbuat dari aneka biji-bijian seperti biji petai cina atau orang Gunungkidul menyebutnya Manding.  Biji Manding inilah yang menjadi bahan baku pembuatan tempe yang di kenal dengan nama tempe manding.

Petai Cina yang memiliki nama latin leucaena leucocephala dan dalam bahasa Jawa disebut sebagai kemlandingan atau juga lamtoro ini biasanya jarang disukai orang karena baunya yang menyengat. Di daerah ini Gunung Kidul, biji petai Cina ini diolah menjadi tempe yang biasanya di sebut tempe Manding. Proses pembuatan tempe manding ini sama dengan proses pembuatan tempe kedelai.

Cara Membuat Tempe Manding

Biji petai Cina atau Manding yang sudah kering direbus dulu kemudian dicuci hingga bersih diberi laru atau miselium. kemudian di bungkus dengan menggunakan daun jati atau daun pisang. Pada masa dahulu sebagai fregmentasi dari tempe Manding ini menggunakan daun jati yang permukaannya diparutkan pada parutan kayu bekas untuk memarut kelapa sehingga menghasilkan miselium.Tempe manding ini memiliki citarasa agak pahit dan gurih, rasanya yang unik menarik untuk dicoba.

Tempe manding ini diproduksi di Yogyakarta dan sekitarnya dan sampai saat ini masih banyak ditemui di Gunungkidul. Terutama pada pasar-pasar tradisional yang menjual tempe mannding baik yang sudah matang atau yang masih mentah. Pada umumnya tempe Manding ini lebih nikmat disuguhkan sebagai sarapan, nasi thiwul, sambel bawang dengan secangkir teh hangat sebagai pendampingya. Bagi para pembaca yang penasaran, silahkan mencoba!

Artikel terkait Satu Lagi, Tempe Khas Gunungkidul “Tempe Manding”