lklan-728x90
Menu

Puli Tempe Makanan Rakyat Nan Lezat, Tapi Apa Sehat?

14/03/2015 | Kuliner

Puli Tempe Makanan Rakyat Nan Lezat, Tapi Apa Sehat

Gedangsari.com – Puli tempe, makanan yang satu ini memang sudah familiar di masyarakat Gunungkidul. Puli atau Gendar ini biasa ada di jajanan pasar- pasar tradisional. Makanan yang berbahan dasar beras ini bentuknya mirip nasi ketan yang dipadatkan. Warnanya kuning gading, kenyal. Puli paling enak disajikan dengan tempe bacem goreng atau di taburi kelapa parut goreng (srondeng). Bisa juga dimakan bersama dengan pecel. Puli juga bisa dibuat kerupuk yang lezat, biasa disebut kerupuk karak, kerupuk gendar, atau di beberapa daerah disebut lempeng.

Cara Membuat Puli

Bahan dasar puli adalah nasi putih biasa yang dikasih semacam bahan pengenyal yang biasa disebut obat puli/cethithet/bleng. Cara pembuatan puli, nasi dikukus dicampur dengan obat puli yang diencerkan. Kemudian nasi dipadatkan dengan cara ditumbuk selagi panas dalam bak atau ember bersih. Setelah dingin, barulah dipotong kotak-kotak. Jika ingin dijadikan kerupuk maka potongan puli ini diiris tipis-tipis, dijemur hingga benar-benar kering. Baru kemudian digoreng dalam minyak panas. Kerupuk karak ini mudah dikenali dengan warnanya yang khas kuning gading dan rasa yang sedikit pahit, mungkin karena efek dari bahan pengenyal tersebut.

Bahan Pengenyal Puli Boraks?

Yang jadi pertanyaan adalah bahan pengenyal yang digunakan. Apakah bahan yang berwarna kuning keemasan berbentuk kristal (kadang juga berbentuk bubuk putih atau bongkahan kuning mirip jamur oncom) ini aman untuk dikonsumsi? Perlu penelitian lebih lanjut untuk menjawabnya, tapi yang jelas puli sudah sangat populer sebagai camilan tradisional Jawa.

Dari referensi yang saya baca, obat puli tersebut tak lain dan tak bukan adalah wujud lain dari boraks. Fungsinya sebagai pengenyal sekaligus pengawet bahan makanan. Dan seperti yang kita tahu, boraks termasuk bahan berbahaya bagi tubuh kita. Bersama dengan formalin, boraks menjadi momok menakutkan bagi masyarakat.

Di daerah Ponjong-Gunungkidul, puli dan obat puli/bleng masih dijual bebas. Konsumsi puli di daerah ini pun masih sangat massive, baik dalam bentuk puli tempe ataupun dalam bentuk kerupuk karak/lempeng. Layaknya gorengan lain, puli-tempe adalah cemilan favorit masyarakat di kampung . Penjual puli tempe bisa ditemui di pasar-pasar tradisional. Bahkan di salah satu titik yang biasa di sebut Proliman-Ponjong, kita bisa menemukan penjual  puli tempe harian. Tak hanya satu penjual saja, di sudut pinggir jalan itu terdapat tiga penjual puli tempe. Para pembeli menyemut, bahkan sampai antri tuk menikmati cemilan tradisional Jawa itu.

Artikel terkait Puli Tempe Makanan Rakyat Nan Lezat, Tapi Apa Sehat?