lklan-728x90
Menu

Penyuluhan Pernikahan Usia Dini Oleh Kementrian Agama Kecamatan Gedangsari..

05/12/2015 | Pendidikan

Pernikahan dini adalah sebuah bentuk pernikahan yang salah satu atau kedua pasangan berusia di bawah 18 tahun.Dalam UU perkawinan nomor 1 tahun 1974 dijelaskan bahwa batas minimal usia menikah bagi perempuan 16 tahun dan lelaki 19 tahun.pernikahan dini sering terjadi pada anak yang sedang mengikuti pendidikan atau pada mereka yang putus sekolah.Hal ini merupakan masalah sosial yang terjadi di masyarakat yang penyebab dan damapaknya amat kompleks mencakup social-budaya,ekonomi,pendidikan,kesehatan maupun psikis.

pernikahan usia diniAda beberapa faktor yang menjadi penyebab ataupun faktor pendorong terjadinya pernikahan dini.Pertama,masalah ekonomi yang rendah dan kemiskinan menyebabkan orang tua tidak mampu mencukupi kebutuhan anaknya dan tidak mampu membiayai sekolah sehingga mereka memutuskan untuk menikahkan anaknya dengan harapan sudah lepas tanggung jawab untuk membiayai kehidupan anaknya ataupun dengan harapan anaknya bisa memeroleh penghidupan yang lebh baik.Kedua,kehamilan diluar nikah dan ketakutan orang tua akan terjadinya hamil diluar nikah mendorong anaknya untuk menikah diusia yang masih belia.Ketiga,social-budaya atau adat istiadat yang diyakini masyarakat tertentu semakin menambah prosentase pernikahan dini di Indonesia.Misalnya keyakinan bahwa tidak boleh menolak pinangan seseorang pada putrinya walaupun masih dibawah usia 18 tahun terkadang dianggap menyepelekan dan menghina menyebabkan orang tua menikahkan putrinya.

Bila dianalisis dampak negatif pernikahan dini lebih banyak dari pada damapak positifnya.untuk itu perlu adanya komitmen dari pemerintah dalam menekan angka pernikahan dini di Indonesia. Pernikahan dini bisa menurunkan Sumber Daya Manusia Indonesia karena terputusnya mereka untuk memeroleh pendidikan.

Untuk meng hindari perkawinan di usia dini dari Kantor urusan agama kecamatan gedangsari telah melakukan beberapa hal di antaranya bekerja sama dengan pemerintah desa agar menghimbau warganya agar tidak menikahkan anakny pad usia dini, memberikan penghargaan kepada desa yang memiliki data paling sedikit anak menikah pada usia dini dan juga mengadakan penyuluhan di sekolahan sekolahan seperti yang di lakukan di SLTP3 Gedangasari.

Artikel terkait Penyuluhan Pernikahan Usia Dini Oleh Kementrian Agama Kecamatan Gedangsari..