lklan-728x90
Menu

Peluang Usaha Menjanjikan Budidaya Krisan di Pathuk Gunungkidul

29/04/2016 | Pertanian, Produk Unggulan

Bunga seruni, krisan, atau krisantemum adalah sejenis tumbuhan berbunga yang sering ditanam sebagai tanaman hias pekarangan atau bunga petik. Tumbuhan berbunga ini mulai muncul pada zaman Kapur.

Bunga seruni adalah bagian dari tumbuhan suku kenikir-kenikiran atau Asteraceae yang mencakup bermacam-macam jenis Chrysanthemum. Bunga nasional Jepang ini dalam bahasa Jepang disebut sebagai キク (kiku). Karena aromanya yang wangi , bunga ini sering di tambahkan ke dalam teh agar lebih wangi dan nikmat.

Peluang Usaha Menjanjikan Budidaya Krisan di Pathuk Gunungkidul

Komoditas Bunga Krisan Menjanjikan Di Pathuk

Bunga Krisan (Crysanthemum) yang dibudidayakan di kawasan Embung Nglanggeran, Pathuk, Gunungkidul ini patut untuk terus dikembangkan. Pasalnya, potensi pasar penjualan bunga masih cukup menjanjikan.

Hasil program Taman Teknologi Pertanian (TTP) pada akhir 2015 lalu dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) bersama BALITHI ini membuahkan hasil. Bunga Krisan cocok dibudidayakan di wilayah ini. Bunga Krisan cocok hidup pada tempat pengembangan di Nglanggeran karena memiliki ketinggian 500 mdpl, kondisi ini menjadikan Bunga Krisan dapat dijadikan komoditas yang menjanjikan bagi masyarakat setempat.

Tergiur keuntungan lumayan, warga Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul belakangan ini tertarik membudidayakan Bunga Krisan atau Seruni. Selain cantik, Krisan juga dipandang mampu meningkatkan perekonomian.

Di Yogyakarta sendiri, kebutuhan akan Krisan hanya mampu dipenuhi sekitar 35 % saja. Sementara sisanya masih harus mendatangkan dari luar Kota Jogja. Kedepan, budidaya bunga krisan di wilayah Patuk akan digencarkan guna memenuhi kebutuhan Krisan di DIY.

Cara Budidaya Bunga Krisan Di Gunungkidul

Krisan ini sebenarnya bukan merupakan tanaman yang cocok untuk daerah panas ataupun tropis. Namun di Indonesia, krisan dapat tumbuh di daerah yang memiliki ketinggian antara tujuh ratus hingga seribu meter di atas permukaan air laut. Oleh karena hal tersebutlah, ada beberapa cara menanam bunga krisan yang harus kamu ketahui.

Bibit tanaman krisan di tanam dalam pot dengan media tanah subur ataupun gembur dengan ditambahkan arang sekam dan pupuk kompos. Untuk menjaga krisan tetap hidup ada beberapa hal yang harus anda perhatikan berikut ini:

Jika memungkinkan, tempatkan bunga krisan di dalam rumah kaca. Rumah kaca akan melindungi tanaman bunga krisan dari sinar matahari secara langsung maupun hujan. Ini karena bunga krisan atau seruni sangat tidak cocok pada kedua hal tadi.

Suhu yang baik untuk hidup tanaman bunga krisan adalah antara tujuh belas hingga tiga puluh derajat Celsius. Jadi, jangan biarkan bunga krisan dengan suhu yang sangat dingin ataupun sangat panas. Apabila tempat hidup bunga krisan dengan keadaan suhu yang tidak baik, maka bunga krisan akan layu dan mati.

Tanah yang digunakan sebagai media tanam tanaman krisan juga harus tanah yang memiliki drainase yang baik. Sehingga tanah tersebut tidak menggenangkan air di dalam pot tempat krisan tumbuh. Karena apabila menggunakan tanah yang tidak dapat mengalirkan air, maka bunga krisan akan mengalami pembusukan akar.

Perawatan Bunga Krisan

Pada malam hari, bunga krisan ini memerlukan tambahan cahaya. Jadi, sediakan lampu tanaman sebagai sumber pencahayaan tambahan untuk membantu proses pertumbuhan bunga krisan.

Beri tanaman bunga krisan pupuk. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik atau pupuk kompos. Pemberian pupuk dapat dengan cara menaburkan pupuk di setiap pot tanaman bunga krisan. Taburkan pupuk dengan takaran secukupnya.

Bunga yang dikembangkan dengan cara stek ini dapat bertahan hingga tiga minggu dengan memasukkan batang bagian bawah ke dalam air. Pemanfaatannya cukup banyak, digunakan sebagai hiasan karangan bunga berbagai ucapan, pernikahan, wisuda, ulang tahun dan bela sungkawa. Dapat juga digunakan sebagai penghias ruangan.

 

Artikel terkait Peluang Usaha Menjanjikan Budidaya Krisan di Pathuk Gunungkidul