lklan-728x90
Menu

Padukuhan Jelok, Taman Primadona Srikaya di Gedangsari

Padukuhan Jelok, Taman Primadona Srikaya di Gedangsari

Padukuhan Jelok, Taman Primadona Srikaya di Gedangsari  – Jelok Gedangsari, Gunungkidul sebagian besar penduduknya bekerja sebagai pedagang, dan petani buah disamping itu juga bekerja pada bidang lainnya seperti tukang kayu, tukang batu, buruh, peternak, pengusaha angkutan,  pekerja swasta. Penduduk di wilayah Jelok terkenal ulet dan produktif serta gigih dalam mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Disaat pergi meninggalkan rumahnya warga selalu membawa barang yang bisa dijual di wilayah Klaten seperti kayu bakar, buah-buahan. Dan disaat pulang mereka rajin membawa jerami atau rumput sebagai makanan ternak mereka.

Produk Unggulan Padukuhan Jelok Yakni Buah Srikaya

Masyarakat di daerah ini terkenal sebagai petani buah srikaya. Hampir setiap penduduk memiiki kebun srikaya di ladang atau tanah pekarangan. Budidaya srikaya di daerah ini boleh dikatakan sebagai penghasilan terbesar pada waktu panen. Srikaya di daerah ini oleh warga memang di rawat sebagaimana layaknya sebuah perkebunan. Setiap waktu srikaya disiangi agar bersih dari rumput yang mengganggu kesuburan tanaman srikaya.

Tak lupa petani selalu memupuk tanaman buahnya agar selalu subur dan tak lupa menyemprot agar terhindar dari hama tanaman serta dikala mulai berbunga disemprot dengan perangsang buah agar hasilnya memuaskan.

Sebagai tanaman primadona srikaya dari daerah Jelok memang terkenal memiliki keistimewaan, yaitu isi buahnya (nyamplung) besar-besar dan rasanya lebih manis dibanding srikaya dari daerah lain. Pada waktu musim panen srikaya dari padukuhan Jelok dijual ke daerah Wedi, Klaten, Gantiwarno, Prambahan, Jogjakarta dan Solo bahkan kedaerah yang lebih jauh. Pemasaran buah srikaya biasanya dipasarkan oleh para pedagang lokal dari warga setempat, baik dipasarkan dengan menggunakan sepeda motor atau mobil, tetapi kadang pedagang dari luarpun sering banyak yang datang ke daerah ini untuk membeli secara langsung kepada petani.

Pada waktu panen biasanya untuk satu padukuhan bisa menghasilkan srikaya sampai ratusan kilogram atau kwintal di setiap harinya. Disamping ditanami buah srikaya masyarakat di daerah ini juga menanami kebun atau ladangnya dengan tanaman kayu jati, akasia, mahoni, sengon, kelapa,  bambu, pohon mangga, srikaya, nangka, jambu dan sebagainya.

Artikel terkait Padukuhan Jelok, Taman Primadona Srikaya di Gedangsari