lklan-728x90
Menu

Nikmati Liburan Di Bukit Parangendog, Gunungkidul Yang Eksotis

Anda pernah mengunjungi Pantai Parangtritis, Jogjakarta? Bukit Parang Endog tak jauh dari pantai terkenal itu. Hanya sekitar 1 km ke arah timur, tepatnya di perbatasan Bantul dan Gunungkidul. Parang Endog adalah suatu daerah di kec. Purwosarisari kab. Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pantai Parang Endog terletak di sebelah timur pantai Parangtritis. Panorama yang khas dari Pantai Parang endog selain hamparan pasir dan bentangan lain yang biru, Pantai ini memiliki gundukan bukit yang membentang di belakang hamparan pasir Pantai. Namun bukit yang menjadi bagian dari dataran tinggi Pegunungan Seribu ini pada beberapa bagiannya masuk ke Samudera Indonesia. Kecuali itu jarak antara dinding bukit dengan garis Pantai di Pantai Parang endog ini rata-rata relatif dekat jika dibandingkan dengan Pantai – Pantai di Bantul pada umumnya.

Nikmati Liburan Di Bukit Parangendog, Gunungkidul Yang Eksotis

Eksotisme Pantai Dan Bukit Parangendog Gunungkidul

Selepas Pantai Parangtritis, jalanan menanjak sekitar 500 meter. Tapi tenang, kendaraan bisa naik kok sampai tempat parkir. Tidak ada tiket masuk. Cukup bayar ongkos parkir. Dari tempat parkir, pengunjung cukup berjalan kaki tak sampai 5 menit, sampailah di bukit dengan view indah itu.

Dari puncak Bukit Parangendog, sejauh mata memandang, terhampar Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, hingga Pantai Depok. Buka hanya itu. Saya juga menikmati hijau hamparan pepohonan dan sawah serta perkampungan dari ketinggian. Yang tak kalah seru, dari tempat tersebut, kita bisa melihat Gumuk Pasir yang juga terkenal itu. Semua serba kecil dan menyerupai maket saja.
Eksotisme Pantai Dan Bukit Parangendog Gunungkidul
Sebenarnya, Bukit Parangendog adalah lokasi take-off paralayang. Karena itulah, bukit tersebut juga populer disebut Bukit Paralayang. Jika memang ingin uji nyali, tidak ada salahnya menikmati paralayang di tempat itu. Lokasi pendaratan tepat di bibir Pantai Parangtritis. Kalau paralayang terlalu menantang, ada kok aktivitas lain yang juga membuat olahraga jantung. Berfoto di tepi beton yang terdapat di sisi barat bukit.

Hal lain yang menarik dari Pantai Parang endog adalah adanya areal persawahan yang dibuat di begitu mepet jaraknya dengan Pantai. Fenomena ini menunjukkan betapa warga Pantai Parang endog begitu gigih mengupayakan kehidupannya. Pantai berpasir yang notabene merupakan hamparan tanah tandus dapat disulap menjadi areal persawahan padi dan bawang merah.

Pemandangan persawahan ini seolah menjadi begitu kontras dengan kegersangan hamparan pasir hitam yang berada di kiri kanan petak-petak sawah. Kegersangan hamparan pasir ini ternyata bisa disulap menjadi areal persawahan yang menjanjikan. Hal ini terjadi karena hasil kerja keras warga setempat yang ditunjang oleh ketersediaan sumber-sumber air tawar bening yang mengalir dari celah-celah bukit di sisi utaranya.

Asal Usul Parangendog

Pantai Parang endog ini secara etimologis terdiri atas dua buah kata, yakni parang dan endhog. Parang dalam bahasa Jawa sering diartikan sebagai batu karang yang berada di sekitar atau di dalam samudera. Sedangkan endhog dalam bahasa Jawa sama artinya dengan telur dalam bahasa Indonesia. Wilayah ini dinamakan Parang endog karena pada masa lalu di wilayah ini banyak ditemukan batuan berbentuk bulat dengan ukuran rata-rata sebesar telur. Batuan-batuan ini berasal dari perbukitan yang berada di sisi utara Pantai. Sayangnya batuan semacam itu sekarang relatif sulit ditemukan karena banyak diambil orang.

 

Artikel terkait Nikmati Liburan Di Bukit Parangendog, Gunungkidul Yang Eksotis