lklan-728x90
Menu

Kebun Binatang Siantar Taman Hewan Terlengkap Di Sumut

Taman Hewan Pematang Siantar yang sebelumnya biasa dikenal dengan sebutan Kebun Binatang Siantar. Serta disebut Kebun Binatang Pematang Siantar, merupakan kebun binatang yang terletak di kota Pematangsiantar. Untuk Kebun binatang ini resmi dibuka umum pada tanggal 27 November 1936. Dengan luas areal sekitar kurang lebih 4.5 hektare. Kebun binatang siantar ini berlokasi di Jl. Kapt. MH. Sitorus No. 10, Kota Pematang Siantar, Provinsi dari Sumatera Utara. Sampai pada saat ini kebun binatang ini masih mempertahankan statusnya sebagai kebun binatang yang paling lengkap dan terbaik di wilayah Sumatera Utara.

kebun-binatang-siantar-taman-hewan-terlengkap-di-sumut

Koleksi satwa serta popularitasnya bahkan sudah mengalahkan Kebun Binatang Medan yang luasnya berpuluh kali lebih besar daripada kebun binatang siantar. Juga merupakan kebun binatang paling besar di wilayah Sumatera Utara yang terletak di ibukota provinsi Sumatera Utara, tepatnya Kota Medan. Walaupun dengan berbagai keterbatasan seperti sempitnya ruang yang ada, kurangnya pendanaan dan pemahaman untuk proyek peremajaan eksibisi hewan. Tapi melalui usaha perawatan hewan yang bisa dibilang baik, THPS cukup berhasil dalam menjalankan peranannya menjadi lembaga konservasi. Dan bisa digolongkan sebagai salah satu kebun binatang yang paling baik di antara kebun binatang yang berada di Indonesia.

Sejarah Kebun Binatang Siantar

Pematangsiantar menjadi sebuah kota transit serta perkebunan yang penting sejak masa Penjajahan Belanda. Menjadikan Kota pematangsiantar jadi salah satu kota yang  tercepat perkembangannya. Sebab letaknya yang strategis menghubungkan antara Pantai Timur Sumatera berbatasan dengan Hinterland Wilayah Pegunungan Tapanuli. Tempat yang strategis membuat Pematangsiantar jadi salah satu Pusat Pemerintahan kolonial di wilayah Sumatera Utara. Pematangsiantar dengan lokasinya yang strategis cukup ramai dilewati Lalu Lintas perdagangan. Dan pengembangan usaha manufaktur hasil komoditas Perkebunan dan juga usaha perkebunan hingga kota Pematangsiantar cukup makmur. Selain itu banyak menarik berbagai orang pendatang.

Kebun binatang siantar berawal dari kegemaran Dr. Coonrad sebagai seorang pecinta hewan dari kaum Kolonial Belanda dengan dunia Zoologi. Sampai pada tanggal 27 November 1936, riwayat THPS pun berawal dengan diresmikannya sebuah Taman Zoologi serta Botani. Di atas sebidang tanah dengan luas 4.5 Ha yang terletak di wilayah Kota Pematangsiantar oleh Dr. Coonrad. Dr. Coonrad. Dia memprakarsai dibangunnya Taman Zoologi dan Botani pertama di Kota Pematangsiantar. Lalu sekaligus menjabat sebagai pimpinan pertama dari Komunitas Pecinta Zoologi serta Botani. Dan juga Taman Zoologi dan Botani tersebut di Kota Pematangsiantar.

Kebun Binatang Masa Kemerdekaan

Menjalani masa yang awal kemerdekaan Indonesia, saat bulan Juni tahun 1956 di situs Taman Zoologi serta Botani. Situs itu didirikan oleh Dr. Coonrad tersebut dibangun pula sebuah Museum Zoological oleh Prof. Dr. F. J. Nainggolan. Dan diresmikan oleh Ibu Rahmi Hatta yaitu Ibu Wakil Presiden RI kala itu Ir. Mohammad Hatta. Nah Selama sementara waktu nama Taman Zoologi dan Botani Kota Pematangsiantar dikenal juga sebagai Kebun Binatang Pematangsiantar. Kebun Binatang Pematangsiantar adalah kebun binatang tertua nomor 4 di Indonesia . Dan tetap bertahan sesudah Kebun Binatang Surabaya, Taman Margasatwa. Serta Budaya Kinantan di Bukit tinggi dan juga Kebun Binatang Bandung.

Seiring dengan perjalanannya kebun binatang yang pada waktu itu masih bernama Kebun Binatang Pematangsiantar. Masih berada di bawah pengelolaan Pemerintah Daerah. Tapi ironis, selama di bawah pengelolaan Pemda, keadaan Kebun Binatang Pematangsiantar tersebut ternyata tidak bisa lagi memenuhi harapan masyarakat. Sebab berbagai keterbatasan dan kesulitan pengelolaan dan juga kisruh internal. Kebun Binatang Pematangsiantar waktu itu mengalami berbagai kendala seperti kondisi hewan yang hanya sedikit dan tidak terawat. Selain itu kondisi situs yang sudah terlalu tua, kurang terawat dan juga begitu memprihatinkan keadaannya.

Berdasarkan inisiatif dari Pemda serta masyarakat maka sejak tanggal 1 September tahun 1996, Kebun Binatang Pematangsiantar diambil alih.  Sebelumnya dikelola oleh Pemda sampai diambil alih pengelolaannya oleh PT. Unitwin Indonesia Medan. Yaitu perusahaan pihak Swasta yang dibawahi oleh seorang Pengusaha Nasional serta Pencinta Lingkungan Hidup Bapak DR. H. Rahmat Shah. Nah, Di bawah pengelolaan swasta Kebun Binatang Pematangsiantar lalu diubah namanya jadi Taman Hewan Pematangsiantar atau THPS.  Alasannya penggunaan kata kebun binatang kurang enak didengar di telinga masyarakat.

Koleksi Kebun Binatang

Taman Hewan Pematang Siantar menjadi sebuah Lembaga Konservasi sampai sekarang ini. Mengkonservasi bermacam jenis satwa yang terdiri dari koleksi Mamalia dengan jumlah 201 ekor dari 51 spesies. Dan koleksi Aves sebanyak 455 ekor dari 113 spesies, serta koleksi Reptil 59 ekor dari 19 spesies. Untuk jumlah keseluruhan satwa koleksi yang dikonservasi di dalam kbun binatang ini totalnya mencapai 715 ekor. Dan terdiri dari 183 spesies. Sampai pada saat ini jumlah koleksi yang terdapat di THPS akan terus bertambah. Sebab THPS mempunyai kebijakan konservasi serta penangkaran satwa yang dapat terbilang sukses saat ini.

THPS dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga konservasi sudah mempunyai kemampuan yang mandiri di dalam melestarikan satwa. Serta berhasil dalam menangkar satwa yang termasuk kategori langka seperti Siamang, Harimau Putih serta Harimau Sumatera. Selain itu THPS juga sering menerima sumbangan hewan yang didapat oleh masyarakat ataupun hewan hasil buruan dan juga peliharaan warga. Di taman hewan ini pernah menerima buaya pemangsa manusia yang ditangkap warga di Kabupaten Labuhan Batu. Taman Hewan Pematangsiantar juga mempunyai beberapa koleksi yang bisa dibilang unik. Serta tiada duanya di Indonesia, seperti halnya keberadaan seekor Buaya yang dipercaya sebagai Buaya Darat tertua yang berhasil bertahan hidup di dalam asuhan manusia dalam Kebun Binatang.

Sarana Dan Fasilitas

Untuk mendukung keberadaan Taman Hewan Pematang Siantar sebagai tempat hiburan, konservasi serta edukasi. THPS dilengkapi juga dengan unit pusat karantina hewan, rumah sakit hewan. Serta sebuah Museum Zoologicum dengan banyak koleksi yaitu berupa hewan mati yang sudah diawetkan dengan menggunakan cairan Formalin. Benda Koleksi museum berasal dari berbagai macam jenis satwa yang berasal dari dalam ataupun luar negeri. Dan sudah mencapai jumlah ± 250 spesies. Koleksi di dalam museum zoologi ini berasal dari sumbangan warga. Biasanya hewan yang mati disebabkan berumur tua atau sakit. Serta hasil sumbangan dari sang pemilik THPS, DR. H. Rahmat Shah. Yang dulunya sering mengikuti perburuan satwa legal Big Game di zona berburu dari berbagai wilayah dunia. DR. H. Rahmat Shah juga mempunyai Museum Zoologi sejenis, yaitu Rahmat’s Gallery. Lokasinya di Kota Medan dengan koleksi yang sangat lengkap serta ruang eksibisi yang lebih luas daripada di Museum Zoologi THPS.

Nah sebelum berlibur ke tempat ini anda harus mempersiapkan kesehatan fisik anda. Karena sayang sekali apabila anda berlibur di kebun binatang ini dengan kondisi sakit. Padahal di tempat ini banyak hewan yang menarik dan lucu untuk dipandang. Demikianlah ulasan tentang kebun binatang siantar. Semoga bisa menambah referensi anda tentang tempat wisata di Indonesia. Jangan lupa baca juga wisata Gunung di Jawa timur yang dibahas sebelumnya.

 

Artikel terkait Kebun Binatang Siantar Taman Hewan Terlengkap Di Sumut