lklan-728x90
Menu

Kawin Suntik Sapi Menjadi Pilihan Utama

17/09/2015 | Pertanian

web_inseminasi_buatanPeternak sapi di gedangsari sebagian besar masih dalam usaha tani ternak sapi secara tradisional bahkan dianggap sebagai tabungan serta usaha sampingan. salah satu upaya untuk meningkatkan  populasi dan produktivitas ternak sapi dapat dilakukan melalui kawin suntik . Hal tersebut adalah sebagai salah satu upaya penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan populasi dan mutu genetik ternak, sehingga dapat menghasilkan keturunan/ pedet dari bibit pejantan yang unggul.

kawin suntik merupakan  sistem perkawinan pada ternak sapi secara buatan yakni suatu cara atau teknik memasukkan sperma  kedalam kelamin sapi betina sehat dengan menggunakan alat  yang dilakukan oleh dokter hewan dengan tujuan agar sapi tersebut menjadi bunting. mani yang berada dari sapi pejantan unggul yang dipergunakan untuk kawin suntik .

Tujuan Inseminasi Buatan
Tujuan perkawinan sapi dengan kawin suntik adalah bisa Meningkatkan mutu ternak lokal, Mempercepat peningkatan populasi ternak, Menghemat penggunaan pejantan, Mencegah adanya penularan, penyakit kelamin akibat perkawinan alam, Perkawinan silang antar berbagai bangsa / ras dapat dilakukan.

Sistim perkawinan sapi dengan suntik adalah Salah satu strategi yang perlu dilakukan untuk mempercepat berkembangnya sapi, melalui penyediaan bakalan atau keturunan dari hasil kawin suntik dengan menggunakan kawin suntik dari sapi pejantan unggul yang memenuhi syarat teknis reproduktif, maupun kesehatan. Melalui kegiatan kawin suntik, penyebaran bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, serta memudahkan peternak untuk mendapatkan keterunan ternak sapi yang berkualitas genetik tinggi dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas ternak sehingga dapat meningkatkan pendapatan peternak.

Dalam kegiatan kawin suntik pada ternak sapi ini memberikan beberapa keuntungan  antara lain (1) menghemat biaya pemeliharaan pejantan biaya relatif murah untuk mendapatkan bibit sapi yang bagus  jadi tidak perlu membeli sapi pejantan yang harganya relatif mahal; (2) dapat mengatur jarak kelahiran ternak dengan baik (3) mencegah terjadinya kawin sedarah pada sapi betina; (4) dapat memanfaatkan kemajuan teknologi yang baik sehingga sperma  dapat disimpan dalam janka waktu lama; (5) seperma beku masih dapat dipakai untuk beberapa tahun  kemudian walaupun pejantan telah mati; (6) cepat menghasilkan pedet jantan yang dapat dimanfaatkan untuk bakalan sapi potong atau pedet betina sebagai bibit sapi perah; (7) menghasilkan generasi baru anak bakalan penghasil daging yang berkualitas  (sapi potong)  dan meningkatklan produksi susu pada sapi perah betina; (8) Perbaikan mutu genetik lebih cepat;; (9) Dapat memilih jenis/bangsa ternak Sapi  yang diinginkan ( Limousin, Simental, Peranakan Ongole, Brahman, Brangus, FH, Bali dan lain-lain); (10) Berat lahir lebih tinggi dari pada hasil kawin alam; (11)  Pertumbuhan berat badan lebih cepat; (12)  Meningkatkan Pendapatan Petani.

Artikel terkait Kawin Suntik Sapi Menjadi Pilihan Utama