lklan-728x90
Menu

Kampung Edukasi Dan Omah Dolanan Watu Lumbung, Sisi Lain Wisata Yogyakarta

Pada awalnya mungkin anda akan mengira bahwa Kampung Edukasi Watu Lumbung ini berada di Gunungkidul, karena di Gunungkidul adasebuah pantai yang bernama Pantai Watu Lumbung. Akan tetapi ternyata Watu Lumbung adalah salah satu daerah di Surocolo, Parangtritis, Yogyakarta. Daerah Watu Lumbung ini awalnya hanya pepohonan jati dimana-mana. Lalu Muhammad Boy Rifai selaku penggagas utama lokasi ini menyulap menjadi kawasan edukasi yang berisi 7 kedai, salah satunya Omah Dolanan Anak.

Karena setiap kedai memiliki keunikan dan keunggulan masing-masing, Omah Dolanan Anak mencoba memberikan sesuatu media belajar dan bermain untuk para pengunjung. Bukan hanya sekedar makan, minum, dan ngobrol. Namun tempat ini sangat tepat jika ingin merasakan kerinduan kepada permainan tradisional ataupun suasana desa yang adem dan sejuk. Selanjutnya watu lumbung ini dijadikan sebagai kampung edukasi.

Kampung Edukasi Dan Omah Dolanan Watu Lumbung, Sisi Lain Wisata Yogyakarta

Kampung Edukasi Di Tengah Hutan Jati

Untuk menuju Kampung Edukasi Watulumbung ini sangat mudah. Dari Jl. Parangtritis, setelah melewati jembatan kretek belok kiri. Sekitar 50 m, ada pertigaan belok kanan. Sebaiknya pelankan laju kendaraan, karena plang/petunjuk nya sangat kecil dan kurang terlihat. Kami sempat terlewat karena tidak melihatnya. Setelah belok kanan, tinggal ikuti jalan menanjak, dan sampailah kita di Kampung Edukasi Watulumbung.

Bukit Watu Lumbung di utara Pantai Parangtritis tak hanya menyuguhkan keindahan panorama pesisir selatan Jogja dari ketinggian. Namun juga menyimpan nilai-nilai edukasi yang tersirat dalam “ritual” unik serta “persembahan” sederhana.

Kampung edukasi dan omah dolanan watu lumbung yang berada di area hutan jati ini pun diubah menjadi salah satu kawasan wisata alternatif yang menyatu dengan alam. Konstruksi-konstruksi dari bambu dan rumah-rumah sederhana berdinding kayu dibangun di antara pohon-pohon jati yang tumbuh tegak. Pohon-pohon jati yang tumbuh pun dimanfaatkan sebagai tiang-tiang penyangga konstruksi bambu. Di tempat inilah para pengunjung biasanya menghabiskan waktu menikmati keindahan pemandangan kawasan Parangtritis dari ketinggian.

Apa Yang Menarik Dari Kampung Edukasi Watu Lumbung

Di Kampung Edukasi Watulumbung ini, semua bangunan dibangun dari bahan kayu dan bambu. Suasana pedesaan begitu terasa. Kita bisa memilih tempat sesuai dengan konsep yang kita inginan. Jadi, kampung ini terdapat beberapa pilihan tempat yang menawarkan konsep edukasi yang berbeda. Anda bisa memilih Alas Kuliner yang berada di bagian depan. Alas Kuliner ini memiliki beberapa fasilitas dan konsep edukasi seperti; dapur, perpustakaan, gardu pandang, dan lainnya.

Konsep edukasi di Alas Kuliner ini salah satunya pengunjung berhak menanam 1 bibit tanaman yang telah disediakan, pengunjung juga akan mendapat discount untuk makanan yang dipesan jika menyumbangkan 3 buku layak baca di perpustakaan, atau jika pengunjung membaca buku di perpustakaan lebih dari 25 menit maka akan mendapat minuman/camilan gratis.

Selain Alas Kuliner, di Kampung Edukasi juga terdapat banyak tempat dengan konsep edukasi yang berbeda seperti Kedai Wedangan yang akan memberikan kopi & pisang coklat gratis bagi pengunjung yang membawa 3 buah buku. Kita juga dapat menonton film di Bios-Coop hanya dengan membaca puisi. Di Griyo Kulo, memiliki konsep tamu melayani tamu, yakni tamu pertama melayani tamu kedua, dan seterusnya. Sedangkan di Lembayung Surya memiliki konsep kantin kejujuran. Kita dapat membeli makanan dengan menghitung, membayar, sekaligus mengambil kembalian sendiri. Selain tempat makan/wedangan, di Kampung Edukasi Watu lumbung juga memiliki fasilitas lain seperti Omah Dolanan Anak yang memiliki banyak koleksi mainan anak tradisonal, cottage, area camping ground, dan lain- lain.

Selain Alas Kuliner, masih ada warung makan lainnya seperti Lembayung, Kedai Susu, Pusat Sate Kiloan, dan Kedai Wedangan. Di Kedai Wedangan ini karena menduduki lokasi paling tinggi, kita bisa menyaksikan empat gunung sekaligus. Yakni, Merapi, Merbabu, Sindoro, serta Sumbing. Sungguh, sebuah panorama alam nan menawan.

Tak jauh dengan namanya, Kedai Wedangan memang banyak menyediakan wedang atau minuman. Selain minuman tradisional seperti wedang serai, wedang uwuh, Kedai Wedangan juga menyediakan berbagai minuman kopi, seperti kopi Pacitan, kopi Bali hingga kopi Flores.

Selain warung makan, Kampung Edukasi Watu Lumbung juga memiliki Omah Dolanan, penginapan, dan lahan untuk berkemah, hingga tempat menggelar acara gathering.

 

Artikel terkait Kampung Edukasi Dan Omah Dolanan Watu Lumbung, Sisi Lain Wisata Yogyakarta