lklan-728x90
Menu

Hama Putul, Ternyata Enak Buat Lauk

18/11/2015 | Serba - Serbi

Binatang berbulu merah tua keemasan ini, di Gedangsari di namai Puthul, keberadaan hewan ini muncul ketika menjelang musim hujan tiba dan bersamaan dengan hewan Laron, Bahkan Puthul juga telah di pakai sebagai pertanda musim hujan telah tiba.putul

Munculnya hewan Puthul hanya sekitar 1 bulan, oleh sebab itu ketika puthul saat muncul pertama dan keluar pada petang hari atau menjelang Magrib tersebut tampak masih kurus dan kecil.

Hadirnya hewan ini, lantas di buru oleh masyarakat setempat, sebagai menu khusus yakni lauk pauk pada saat makan. Sekitar 2 minggu Puthul beterbangan dan hinggap di daun pisang, daun mete, sengon, dan rambutan dan lain-lain

HAMA TANAMAN

Meski puthul di manfaatkan dan bisa di santap bagi manusia, namun kehadiran puthul setahun sekali ini juga di anggap sebagai hama oleh para petani, sebab daun pisang,mete serta daun kesayangannya akan menipis sebab di malam daun dauan tersebut di makan mulai dari pinggir dengan gigi-giginya.

Bagi Anda yang pernah melewati jalan-jalan utama di wilayah Gunung Kidul, jika musim belalang sedang merebak, maka bukan tidak mungkin akan menjumpai menu yang di pajang dan diperjualbelikan di sisi-sisi pinggir jalan. Menu-menu tersebut antara lain adalah belalang goreng dan juga kumbang goreng yang acap disebut “putul.”

Bagi anda  yang belum pernah merasakan binatang putul saat inilah saat yang paling tepat untuk mencoba makanan binatang putul ini. musim putul saat turun hujan yang pertam kalinya. binatang putul juga memiliki pengaruh pada  tubuh kita seperti binatang lainya. bagi anda yang elergi makan makanan serangga maka akan tumbul penyakit biduren orang jawa bila penyakit yang di timbulkan bengkak dan gatal tapi penyakit ini mudah sembuh.

Artikel terkait Hama Putul, Ternyata Enak Buat Lauk

loading...