lklan-728x90
Menu

Goa Maria Tritis, Kesejukan Di Bukit Gersang Gunungkidul

Goa Maria Tritis merupakan salah satu gua alami yang ada di deretan perbukitan karst Gunungkidul dan dijadikan sebagai tempat peziarahan umat Katholik. Dinamakan Tritis karena selalu ada air yang menetes (tumaritis) dari stalaktit yang ada di langit-langit gua. Pada mulanya gua ini merupakan tempat yang sepi dan angker sehingga tidak banyak orang yang berani memasukinya. Oleh karena itu, gua ini sering dijadikan sebagai tempat pertapaan dan menjadi tempat persinggahan beberapa pangeran dari Kerajaan Mataram.

Pengelolaan tempat ini baru dimulai tahun 1974 ketika tempat ini digunakan sebagai tempat ekaristi Natal tahun tersebut, sebelumnya tidak ada orang yang berani ke tempat ini, karena menilai tempat tersebut angker dan sepi. Lambat laun tempat ini berubah dari tahun ke tahun semakin banyak orang yang mengunjungi untuk sekedar melihat ataupun yang berdoa untuk mengenang Cinta kasih Tuhan yang disalibkan.

Goa Maria Tritis, Kesejukan Di Bukit Gersang Gunungkidul

Rute Menuju Goa Maria Tritis

Untuk mencapai gua, peziarah harus berjalan kaki membelah ladang jati, melewati jalan setapak yang berkelok di antara bukit-bukit karang yang tandus. Ada dua pilihan rute untuk mencapai lokasi Gua Maria Tritis, yakni rute panjang sekitar 1,5 km dan rute pendek sejauh 500 meter. Peziarah yang melakukan jalan salib biasanya melewati rute panjang dengan 14 stasi pemberhentian yang dilengkapi diorama kisah sengsara Yesus. Pada stasi ke 12 dibangun 3 buah salib di bawah bukit yang menggambarkan penyaliban Yesus bersama 2 orang penjahat.

Sarana Prasarana Di Gua Maria Tritis

Saat ini sarana dan prasarana tempat ini sudah banyak mengalami Goa Maria Tritisperkembangan, jalan yang sebagai sarana jalan salib sudah dibenahi sedemikian rupa hingga enak untuk dilewati. Kemudian fasilitas didalam Goa juga disediakan beberapa buku panduan doa, berupa Madah Bakti, Kidung Adi, Padupan Kecana dan Tasbih Rosario.

Karena banyaknya pengunjung yang ingin berziarah maka Paroki Wonosari menjadwalkan tiap Minggu diselenggarakan Ibadah Ekaristi yang didahului prosesi Jalan Salib. Sedangkan bagi yang ingin mengikuti ibadah Novena maka bisa menghadiri pada hari minggu pertama pada setiap bulannya.

Artikel terkait Goa Maria Tritis, Kesejukan Di Bukit Gersang Gunungkidul