lklan-728x90
Menu

Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Musim Kemarau

30/09/2015 | Pertanian

Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Musim Kemarau – Pakan merupakan salah satu faktor yang turut menentukan keberhasilan dalam beternak. Syarat pakan yang diberikan harus berkualitas, mengandung zat atau materi yang dibutuhkan dengan komposisi yang seimbang.  Bila syarat tersebut telah terpenuhi, pakan tersebut bisa disebut pakan berkualitas.

Pada musim kemarau seperti saat ini tentunya semakin susah untuk mencari hijauan makanan ternak (HMT). Apabila pakan keseluruhan diganti dengan formula pakan lengkap (complete feed) tanpa adanya hijauan tentu saja membuat biaya operasional untuk pakan semakin membengkak. Hal tersebut mendorong peternak ruminansia (sapi, kambing, domba, dll) banyak yang menjual ternaknya karena kesulitan mencari pakan, sehingga mengakibatkan harga jual hewan ternak ruminansia menjadi anjlok. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu beberapa alternatif bahan pakan agar masalah tersebut dapat teratasi.

Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Musim Kemarau

Gedebog Pisang Sebagai Pakan Ternak

Pohon Pisang adalah tanaman yang sangat tahan terhadap musim kemarau, limbah dari perkebunan pisang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak alternatif dikala musim kemarau baik itu pakan ternak sapi maupun babi. Pemanfaatan limbah perkebunan pisang ini untuk pakan mulai dari bonggol pisang, batang pisang, jantung pisang, tandan pisang, pelepah dan daun pisang.

Berdasarkan dari hasil riset dan percobaan yang telah dilakukan Universitas Padjajaran ( UNPAD ) tentang fermentasi gedebog dan bahan-bahan lain seperti umbi singkong dan biji jagung  untuk makanan ternak lengkap dengan nilai nutrisi yang cukup. Antara lain formula dan komposisi yang telah dikaji adalah sebagai berikut :

  • (TA) campuran 70 % batang pisang, 15 % umbi singkong dan 15 % biji jagung.
  • (TB) campuran 60 % batang pisang, 20 % umbi singkong dan 20 % biji jagung.
  • (TC) campuran 50 % batang pisang, 25 % umbi singkong dan 25 % biji jagung.
  • (TD) campuran 40 % batang pisang, 30 % umbi singkong dan 30 % biji jagung.
  • (TE) campuran 30 % batang pisang, 35 % umbi singkong dan 35 % biji jagung.

Dan setiap formula telah diuji berulang sebanyak 4 (empat) kali. Perubahan yang teliti meliputi nilai pH, kandungan air, bahan kering, abu, protein kasar, serat kasar, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN), dan lemak kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioproses (ensilage) campuran batang pisang, umbi singkong dan biji jagung sebagai alternatif makanan ternak lengkap tidak menurunkan nilai nutrisi  batang pisang, dan  ada peningkatan kandungan bahan kering yang pada  batang, pisang. Kombinasi campuran yang terbaik untuk batang pisang sebagai ransum lengkap  adalah 30 % batang pisang, 35 % umbi singkong dan 35 % biji jagung.

Tabel

Artikel terkait Gedebog Pisang Alternatif Pakan Ternak Di Musim Kemarau