lklan-728x90
Menu

Cara Mengatasi Broyong Pada Ternak.

03/11/2015 | Pertanian

Prolapsus uteri (broyong) adalah kondisi dimana rahim (uterus) ternak betina keluar dari tubuh pada saat ternak betina tersebut merejan. Kondisi ini akan selalu berulang kecuali dengan penanganan yang cermat.bahwa Prolapsus uteri adalah mukosa uterus keluar dari badan melalui vagina secara total ada pula yang sebagian. Prolapsus atau pembalikan uterus sering terjadi segera sesudah partus dan jarang terjadi beberapa jam sesudah itu.

penyakit broyong

Penyebab Prolapsus Uteri:

  1. Ternak selalu dikandangkan.
  2. Tingginya hormon estrogen.
  3. Tekanan intra abdominal saat berbaring
  4. Kelainan genetik.
  5. Ternak di kandang dengan bagian belakang lebih rendah daripada bagian depan.

Prolapsus uteri sering terjadi pada sapi yang sudah sering partus dan hewan yang telah berumur tua dan makanan yang kurang baik selama hewan itu dipelihara dalam kandang, menyebabkan keadaan ligamenta penggantung uterus menjadi kendor, lemah dan tidak cepat kembali ke posisi sebelum bunting.

Tindakan pencegahan prolapsus uteri

  1. Membuat desain lantai kandang yang tidak terlalu miring.
  2. Ternak di exercise (ternak di umbar).
  3. Kontrol manajemen pakan sehingga ternak yang bunting tidak mengalami kegemukan
  4. Jangan memelihara ternak yang pernah mengalami kejadian prolaps vagina atau rektal pada saat bunting.

Penanganan secara teknis yaitu dengan menempatkan ternak pada kandang dengan kemiringan 5 –15 cm lebih tinggi dari bagian belakang. Penanganan prolapsus dipermudah dengan handuk atau sehelai kain basah. Uterus dipertahankan sejajar vulva sampai datang bantuan. Uterus dicuci bersih dengan air yang dibubuhi antiseptika sedikit. Uterus direposisi. Sesudah uterus kembali secara sempurna ketempatnya, injeksi oksitosin 30-50 ml intramuskuler. Kedalam uterus dimasukkan larutan tardomisol (TM) atau terramisin. Dilakukan jahitan pada vulva dengan jahitan Flessa atau Buhner. Jahitan vulva dibuka dalam waktu 24 jam. Dalam waktu tersebut servik sudah menutup rapat dan tidak memungkinkan terjadinya prolapsus. Penyuntikan antibiotik secara intramuskuler diperlukan untuk membantu pencegahan infeksi uterus. Prinsip dasar penanganan kasus ini adalah mengembalikan organ yang mengalami prolaps ke posisi normalnya.

Dapat di simpulkan bahwa broyong bukanlah sebuah penyakit yang membahayakan jika kita bisa menangani dengan bagus. namun kita kadang takut dengan broyong ini sehingga jika sapi terjadi hal semacam ini cepata cepat kita jual karena takut sapi akan mati.

Artikel terkait Cara Mengatasi Broyong Pada Ternak.