lklan-728x90
Menu

2 Tempat Wisata Seru di Jogja Yang Harus Anda Kunjungi

Sebagai pusatnya kesenian dan budaya Jawa, Yogyakarta adalah sebuah provinsi yang kaya akan adat dan tradisi dari berabad-abad lalu. Berbeda dengan provinsi lain di Indonesia, pemerintah daerah Yogyakarta secara turun temurun dipimpin oleh seorang Sultan, sehingga menjadikan daerah ini layak menyandang titel Daerah Istimewa. Sebagai ibu kota negara, Jakarta adalah pusat kekuatan ekonomi dan industri tanah air. Namun Yogyakarta boleh dibilang merupakan jiwa negeri ini, di mana tradisi luhur nenek moyang masih terjaga. Berbeda dengan kebanyakan kota besar lain di Indonesia, suasana keseharian di Yogyakarta jauh lebih santai. Warganya begitu ramah, makanannya serba enak, dan banyak sekali tempat-tempat menarik untuk dikunjungi.
Selain berbagai bangunan bersejarah yang sudah banyak dikenal orang, seperti candi dan keraton, Yogyakarta juga banyak menyimpan kekayaan alam yang amat luar biasa.

2-tempat-wisata-seru-di-jogja-yang-harus-anda-kunjungi

Tak bisa dipungkiri bahwa Yogyakarta merupakan salah satu kota tujuan destinasi wisata favorit para wisatawan selain Bali dan Bandung. Hampir setiap akhir pekan atau liburan, Kota Gudeg ini selalu dipadati oleh para traveler mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang dewasa. Alasannya mungkin cukup simpel, Jogja adalah kota yang ramah dan nyaman untuk liburan. Akomodasi seperti hotel dan transportasi pun lengkap. Biaya wisata di Jogja juga relatif murah meriah sehingga terjangkau untuk semua kalangan, dari kelas bawah, menengah hingga atas. Namun, sebenarnya ada satu daya tarik mengapa banyak traveler yang suka berkunjung ke Kota Pelajar ini. Apa itu? Ya jelas tempat rekreasinya donk. Boleh dibilang, Jogja merupakan kota wisata yang super lengkap dan menarik. Mulai dari keindahan pegunungan, pantai, alam, kuliner, budaya, edukasi, wahana bermain, sampai kawasan belanja tersedia semua disini. Tinggal pilih deh pokoknya.

Tempat Wisata Seru Di Jogja

Tempat wisata di Jogja yang biasa direkomendasikan orang-orang biasanya tak jauh-jauh dari Malioboro, Keraton, dan sekitarnya. Kemudain jika Anda ditanya seputar wisata yang terkenal di Yogyakarta maka jawabannya pasti Candi Borobudur dan Prambanan, Pantai Parangtritis, Malioboro, Keraton Yogyakarta dan yang populer lannya. Sebagai Kota Pariwisata, pesona keistimewaan Jogja memang berpusat di titik-titik yang selalu ramai pengunjung itu. Tapi bagi para petualang dan pengelana sejati, disuguhi sesuatu yang sudah mainstream cenderung akan membosankan. Lagipula, banyak sekali tempat-tempat menarik di Jogja yang masih tersembunyi, tidak populer, namun menawarkan pesona yang tak kalah menarik dibanding tempat-tempat wisata yang sudah populer.

Pantai Timang Gunungkidul Jogja

Tempat wisata di Jogja Pertama yang juga terkenal akan keindahan pantainya. Bukan pantai yang seperti pada umumnya, namun pantai yang unik juga ada. Tempat wisata berupa pantai unik ini akan Anda temukan di Pantai Timang. Pantai Timang ini kondisinya mirip seperti pantai-pantai selatan pada umumnya: berombak besar dan bertebing curam serta berkarang-karang. Yang istimewa, di pantai ini terdapat gondola tradisional yang terbuat dari tali dan pancang kayu biasa yang terpasang untuk dipakai Anda yang tertantang untuk menaikinya sampai pulau karang di seberang pantai. Gondola ini biasa dipakai oleh para nelayan untuk mencari lobster di pulau karang dengan ombak setinggi minimal 5 meter itu. tenang, gondola ini aman untuk Anda. Selalu dicek keamanannya setiap hari.

Liburan ke Kota Gudeg maennya hanya ke satu tempat saja, wahh kurang greget namanya! Kalau kalian pernah tinggal di Jogja, kalian pasti paham betul kalau pantai-pantai yang terletak di selatan kota pesonanya biasa-biasa saja. Pantai yang benar-benar membuat berdecak kagum sebenarnya terletak di deretan pantai di Kabupaten Gunungkidul. Nah, salah satunya adalah Pantai Timang Gunung Kidul yang tak hanya menawarkan keindahan alamnya saja namun juga menawarkan pengalaman seru dan menguras adrenalin. Pantai Timang terletak di Dusun Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus yang masuk administrasi Kabupaten Gunung Kidul. Dari ibukota kabupaten, yakni Wonosari, pantai berbatu terjal ini masih berjarak kurang lebih 35 kilometer. Lumayan jauh, apalagi kalau dari pusat Kota Jogja.

Namun jika kalian mengunjungi pantai ini, dijamin anda tidak akan merasa rugi. Jarak puluhan kilometer yang dilewati bakal terbayar dengan keindahan deburan ombak Pantai Timang. Apalagi selain mengunjungi Timang kalian juga bisa sekalian mengunjungi pantai-pantai tetangganya, seperti Pantai Nglambor, Pantai Jogan, Pantai Siung, Pantai Seruni, Pantai Pok Tunggal, Pantai Ngetun. Dari kebanyakan wisata pantai pada umumnya hanya memberikan pesona pemandangan dan pasirnya yang indah. Namun sangat berbeda halnya dengan Pantai Timang ini.

gondola-pantai-timang

Gondola Di Pantai Timang

Melalui perjuangan yang tidak mudah pula untuk dapat mencapainya, karena jarak yang lumayan jauh bila dari pusat Kota Jogja disertai jalan yang berkelok. Tak akan rugi bila tour Jogja mengunjunginya, karena lelah yang kita rasakan akan terbayar sudah, bila kita sampai di Pantai Timang. Pada umumnya pantai mengunggulkan keindahan pasirnya, namun tidak untuk Pantai Timang. Di pantai ini anda akan disuguhkan dengan sebuah pulau yang besar, namun tidak berpasir seperti pulau pada umumnya. Tak lebih pulau ini terdiri dari bongkahan batu karang yang besar dengan tebing yang sangat curam berbatasan langsung dengan laut. Nama dari pulau yang berada ditengah samudra ini adalah Pulau Timang.

Untuk dapat mencapai Pulau Timang, bisa menggunakan gondola tradisional atau biasa disebut kerata gantung yang hanya menggunakan peralatan sederhana. Sebetulnya kereta gantung ini milik nelayan yang biasanya digunakan untuk mencari lobster di Pulau Timang. Alat sederhana yang digunakan hanya berupa kotak kayu sederhana yang dilenkapi dengan katrol dan beberapa tali tanpa jaminan apapun. Gondola yang hanya muat dengan satu orang ini menempuh jarak kurang lebih 50-100 meter diatas batuan karang dan deburan ombak laut pantai selatan. Memerlukan mental dan keberanian untuk menyebrangi dengan tanpa jaminan.

Pantai Timang Gunungkidul ini sebenarnya dibagi menjadi dua areal yang berbeda, pada bagian pertama berada di sebelah Timur yang merupakan pantai dengan pasir yang berwarna putih bersih sama dengan kebanyakan pantai putih lainnya. Sedangkan pada bagian kedua yang berada pada sisi bagian Barat berupa perbukitan batu-batuan yanng cukup terjal yang berbatasan langsung dengan laut. Pada pantai berbatu ini pemandangan akan sangat indah karena terdapat batu yang cukup besar berdiri kokoh di pinggir pantai. Batu besar atau pulau tersebut dikenal dengan nama Batu Panjang atau Pulau Panjang dan Pulau Timang.  Selain pemandangan di Pulau Timang yang mempesona juga merupakan surga bagi para nelayan, karena kaya akan hasil lautnya yang sangat lumayan salah satunya adalah lobster. Meskipun nyawa adalah taruhanya para nelayan pun rela menyebranginya demi rupiah untuk dapat menyambung hidup.

Pulau Timang Gunungkidul memang bukan pulau seperti pada umumnya yang berupa sebidang tanah dengan pesisir yang berpasir. Pulau ini tidak lebih berupa bongkahan batu karang yang besar dengan tebing yang sangat curam. Untuk mencapai Pulau Timang ini wisatawan harus menggunakan semacam gantole tradisional atau kereta gantung yang terbuat dari kayu dan bambu yang dirangkai dengan tambang tali plastik yang sangat kuat sehingga dapat menopang berat badan dari seseorang dan selanjutnya ditarik oleh beberapa orang sehingga gantole tersebut akan bergerak ke arah Pulau Timang.

Pada awalnya untuk menyeberang menggunakan kereta gantung ini gratis, namun melihat potensi yang ada, kemudian warga setempat mengkomersilkannya. Untuk sekali menyeberang, warga mematok biaya sebesar Rp 200.000. Lumayan mahal sih, namun harap dimaklumi untuk menarik kereta gantung diperlukan tenaga yang banyak serta keahlian khusus. Dijamin deh, pengalaman yang didapat lebih berharga dari nominal uang yang dibayarkan tersebut.

Jarak luncur dari gantole ini sekitar 50-100 m kearah barat dari Pantai Timang. Dibutuhkan mental yang kuat bila ingin mencoba menyeberang kesana, karena sepanjang jarak tersebut anda akan meluncur sendirian menaiki gantole diatas lautan yang dalam dengan ombak yang besar. Dibalik kerasnya perjuangan menuju kesana, ternyata Pulau Timang tempat yang paling baik untuk mencari hasil laut. Masyarakat setempat sering menggunakan kereta gantung ini menuju Pulau Timang untuk mencari hasil laut yang banyak terdapat di sana terutama Lobster.

Rute Pantai Timang

Hasil laut berupa Lobster yang memiliki nilai jual yang tinggi inilah yang membuat mayarakat setempat sampai rela bersusah payah dan berjuang untuk menuju kesana dengan medan berbahaya untuk mendapatkan hasil tangkapan tersebut. Perjalanan dari Yogyakarta menuju Pantai Timang memakan waktu sekitar 3 jam. Jarak dari kota Wonosari sampai sampai Pulau Timang sekitar 35 km. Wonosari – menuju ke arah Pantai Baron – Pertigaan Mulo – menuju ke arah Pantai Siung – Pasar Dakbong – jalanan berbatu – Pantai Timang.

gumuk-pasir-parangkusumo-gurun-sahara-jogja

Gumuk Pasir Parangkusumo Gurun Sahara Jogja

Pantai parangtritis memang menjadi salah satu pantai yang cukup terkenal di Yogyakarta, tetapi di pantai parangtritis ini bukanlah salah satu daya tarik dari pantai tersebut, sebab d sebelah barat pantai ini terdapat sebuah gumuk pasir yang terlihat sangat indah dan unik, yang mana gumuk pasir di pantai parangtritis inilah yang selalu menjadi tempat liburan yang sangat menarik. Terlepas dari hal tersebut, yang perlu Anda ingat apabila Anda ingin berwisata ke tempat tersebut, Anda bisa datang pada pagi dan sore hari, sebab waktu tersebut merupakan salah satu waktu yang paling baik untuk dapat melihat sebuah pola dari guratan hitam yang memiliki kemiripan dengan aliran air yang ada di bukit-bukit di gumuk pasir yang ada di pantai parangtritis tersebut.

Gumuk pasir pantai parangtritis merupakan salah satu objek wisata yang paling di favoritkan oleh warga Yogyakarta, sebab tempat ini adalah tempat liburan yang paling unik, yang keberadaannya tidak jauh dari pantai parangtritis yang mempunyai sebiah gumuk pasir yang sangat menarik. Sehingga tidak di herankan jika begitu banyak para wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan pemandangan pasir pantai tersebut, yang mana kabarnya gumuk pasir tersebut terbentuk di daerah yang curah hujannya cukup tinggi, bahkan menariknya lagi jika gumuk pasir pantai parangtritis tersebut adalah satu satunya gumuk pasir yang ada di Asia Tenggara. Dengan begitu, gumuk pasir di pantai parangtritis ini sangat istimewa.

Di antara Pantai Depok dan Pantai Parangtritis pemandangan yang unik dan mengesankan ini dapat ditemui yang biasanya dijumpai di negara-negara Timur Tengah atau Afrika Utara. Tentu saja ini bukan sembarang gurun pasir karena fenomena alam ini hanya ada di pantai selatan Jogjakarta tepatnya di kawasan wisata Pantai Parangtritis. Adanya gurun pasir ini tentu saja menjadi magnet bagi para wisatawan karena para wisatawan lokal tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri hanya untuk melihat bukit-bukit berpasir, saat ini cukup datang ke Jogjakarta saja dan pemandangan khas gurun pasir pun bisa dinikmati.

Gumuk atau gundukan bukit pasir merupakan hasil dari fenomena alam selama berabad-abad atau bahkan ribuan tahun.  Aktiviyas Gunung Merapi, Kali Opak, dan Pantai Parangtritis menciptakan sebuah karya yang luar biasa berupa gumuk pasir. Pasir yang ada di sana merupakan material vulkanik Gunung Merapi yang dibawa oleh aliran Sungai Opak hingga sampai di muaranya di laut selatan. Proses selanjutnya adalah hantaman ombak samudera yang besar dan terus-menerus menyebabkan material vulkanik tersebut mengalami pengerusan dan menjadi butiran pasir yang sangat halus. Butiran pasir kemudian tersapu oleh angin ke daratan dan terciptalah sebuah gurun pasir yang oleh warga setempat dinamai gumuk.

Saat ini, gumuk pasir menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggunjung yang awalnya hanya ingin datang ke Pantai Parangtritis atau Pantai Depok. Mereka berbondong-bondong menyempatkan diri untuk mampir ke tempat ini agar bisa menikmati keunikan dan keindahan salah satu fenomena alam yang ada di Indonesia bahkan di Asia Tenggara sekalipun. Gumuk pasir yang ada di Parangtritis bahkan telah diakui sebagai world heritage atau warisan dunia oleh PBB. Sehingga popularitas tempat ini pun meningkat sangat pesat dan menjadi destinasi utama saat datang ke Jogjakarta.

Sandboarding Gumuk Pasir Parangkusumo

Untuk kalian yang mau tahu lebih lanjut fenomena unik ini, kalian bisa main juga ke ke Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis yang lokasinya tidak jauh dari sana. Di tempat ini kalian bisa meminta untuk dijelaskan lebih lanjut tentang fenomena gumuk pasir ini. Karena itu, selain destinasi yang bisa memacu adrenalin dengan Sandboardingnya, Gumuk Pasir Parangkusumo ini sebenaranya juga merupakan tempat yang menyenangkan untuk Eduwisata di Yogyakarta. Namun, belakangan ini, tempat wisata di selatan Yogyakarta ini makin ngehits sebagai tempat bermain Sandboarding. Iya, Gumuk Pasir Parangkusumo ini bisa dijadikan wisata yang menantang dan seru untuk kalian yang ingin merasakan bermain ski diatas pasir. Atau lebih kerennya sih cukup dikenal dengan nama Sandboarding saja. Kalian bisa mencoba bermain Sandboarding di atas gundukan pasir yang tingginya beberapa meter!

Gumuk pasir Parangtitis telah dikelola dengan baik oleh warga setempat dan pemerintah daerah. Kawasan ini telah ditata dan dikembangkan untuk menarik para wisatawan yang datang ke Jogjakarta. Para penggunjung yang datang tidak hanya berasal dari Jogjakarta saja tetapi banyak warga luar Jogjakarta yang ramai-ramai datang ke lokasi ini untuk menikmati pemandanga yang ada dan tentu saja ber-selfie bersama pasangan atau teman-temannya. Wisatawan yang datang pun bervariasi dari anak muda hingga para orang dewasa. Daya tarik lainnya adalah para wisatawan bisa merasakan sensasi berseluncur dari atas bukit mengunakan papan seluncur atau terkenal dengan istilah sandboarding.

Ada beberapa tempat penyewaan papan seluncur dengan harga yang bervariasi tergantung lamanya durasi. Umumnya para penyuka tantangan akan mencoba aktivitas ekstrim ini dan berusaha untuk menaklukkan bukit pasir yang ada. Selain itu, jika Anda berkunjung ke tempat ini, Anda juga akan disuguhkan dengan beberapa tipe lingkaran yang sangat unik dari gumuk pasir tersebut, misalnya saja sepertu lingkaran tapal kuda, parabola, dan lingkaran-lingkaran lainnya yang terlihat sangat menarik dan unik.

 

 

 

 

 

Artikel terkait 2 Tempat Wisata Seru di Jogja Yang Harus Anda Kunjungi